Sisir Bekasi, Densus Ciduk 7 Terduga Teroris & Bom Berbahan Peledak TATP

PERISTIWA | 23 September 2019 11:35 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Detasmen Khusus (Densus) 88 antiteror menangkap beberapa orang yang diduga sebagai teroris. Tujuh orang terduga pelaku teror tersebut ditangkap di beberapa lokasi yang berbeda, pada Senin (23/9).

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan terkait penangkapan beberapa terduga teroris tersebut yang tergabung dalam kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi.

"Ya betul kelompok JAD bekasi dan JAD-JAD lainnya," kata Dedi saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (23/9).

Dedi menjelaskan, saat ini sudah dilakukan tindakan secara preventif strike di beberapa lokasi. Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya serangan aksi teror, karena telah ditemukannya beberapa bahan peledak.

"Telah ditemukan materi bom berbahan TATP (Hight eksplosive) dan beberapa bukti-bukti berbahaya lainnya. Tim masih di lapangan," ujarnya.

Sandi Purnama alias Abu Said (18)

Beberapa teroris yang ditangkap yakni atas nama Sandi Purnama alias Abu Said (18) yang ditangkap di Jalan KH. Mas'ud , Tridaya Sakti, Tambun Selatan, Bekasi, sekitar pukul 05.35 Wib.

"Hasil pengecekan E-Commerce membeli beberapa bahan handak antara lain aseton, gelas plastik pengukur, sendok pengaduk bahan kaca, Hcl dan H2O2. Ikut latihan bela diri di Perumahan Cluster Paris Residence Bekasi. Ikut Baiat di rumah Eka Hendra Utama, mengikuti idad di Gunung Salak Bogor. Merencanakan aksi amaliyah dengan menyerang pos kepolisian," jelasnya.

Fazri Pahlawan alias Abu Zee Ghuroba (28)

Hanya berbeda waktu 10 menit saja, Densus kembali menangkap satu orang terduga teroris lainnya atas nama Fazri Pahlawan@abu Zee Ghuroba (28). Penangkapan dilakukan di Jalan Raya Sumber Jaya, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, sekitar pukul 05.45 Wib.

"Keterlibatan yang bersangkutan merupakan Amir dan mengkoordinir Ikhwan untuk bergabung ke Bekasi, mengajarkan beladiri setiap hari minggu sore di Perumahan Cluster Paris Residence Bekasi. Ikut Baiat di rumah Eka Hendra Utama dan melaksanakan Idad di Gunung Salak Bogor," ujarnya.

Surya Juniawan alias Haydar (21) dan Igun Gunawan (19)

Lalu, sekitar pukul 06.05 Wib, Densus kembali menangkap dua orang terduga teroris lagi di Japan Desa TridayaSakti 48, Tridaya Sakti, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat. Pelaku diketahui atas nama Surya Juniawan@haidar Al Ghazi (20) dan Igun Gunawan@gunawan (19).

"Keterlibatannya yaitu ikut Baiat di rumah Eka Hendra Utama, ikut latihan bela diri di Perumahan Cluster Paris Residence Bekasi dan mengikuti idad di Gunung Salak Bogor," sebutnya.

Asep Roni (22) dan Sutiyah (19)

Selanjutnya, sekitar pukul 07.05 Wib, Densus menangkap kembali Pasangan suami-isteri di Perum Alamanda Regency, Blok N, Jalan Nirwana II, Kelurahan Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Bekasi, Jawa Barat. Mereka diketahui atas nama Asep Roni (22) dan Sutiyah (19).

Asep ditangkap karena terlibat memiliki bahan peledak H202 dan serbuk TATP admin grup membuat adonan kue dan mengikuti idad bersama dengan kelompok Fazri Pahlawan Alias Abu Zee Ghuroba di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat pada 13-15 September 2019.

"Disebutkan dalam BAP Tedjo Hadi Broto terkait perencanaan idad dan aksi teror bersama kelompoknya. Untuk Sutiyah ikut idad bersama kelompok Asep Roni CS di Gunung Salak," tuturnya.

Barang bukti yang diamankan saat penangkapan Pasutri itu yakni pakaian Asep yang digunakan saat idad, motor merk Jupiter Z dan dua handphone milik keduanya.

Awal Septo Hadi (27)

Selanjutnya, Densus menangkap kembali satu orang terduga teroris lainnya atas nama Awal Septo Hadi alias Ummu Alisha (27). Penangkapan dilakukan di Jalan Aren Jaya 2 No.53, RT 007, RW 002, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Keterlibatan Awal yakni menjemput Surya Juniawan alias Haidar di agen bus Bulak Kapal Bekasi, ikut latihan bela diri di Perumahan Cluster Paris Residence Bekasi, ikut baiat di rumah Hendra Eka Utama, mengikuti idad di Gunung Salak, Bogor dan merencanakan aksi amaliyah dengan menyerang pos polisi.

"Barang bukti yang ditemukan yaitu KTP atas nama Awal dan Fazri, Sim atas nama Awal, 1 buah E-Money kartu nikah atas nama Awal, 1 buah kartu flash, 1 buah handphone merk Sony berwarna putih, 1 buah handphone merk Blackberry, 1 buah kartu nama Polres Jakarta Timur, 1 buah dompet, 1 Simcard, 1 memory micro, 1 buah cincin dan 1 buah tas ukuran kecil," katanya.

Baca juga:
Polisi Amankan Barang Bukti Terduga Teroris di Jakarta
Selain di Cilincing, Densus Ciduk Anggota JAD di Tambun
Menolak Stigma Jenggot dan Celana Cingkrang Identik dengan Radikalisme
Masyarakat Diminta Waspada Modus Pencucian Uang Berkedok Ormas dan Badan Amal
Densus 88 Ciduk Terduga Teroris di Cilincing

(mdk/rhm)