Siswa ke Jokowi: Kalau Sudah Vaksin Boleh Ya Pak Sekolah Bareng-Bareng Lagi

Siswa ke Jokowi: Kalau Sudah Vaksin Boleh Ya Pak Sekolah Bareng-Bareng Lagi
Jokowi Tinjau Vaksinasi di SMPN 22 Kota Samarinda. ©Biro Pers Sekretariat Presiden
NEWS | 13 September 2021 13:17 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengatakan vaksinasi massal secara serentak kepada 58.000 pelajar dilaksanakan di 11 provinsi. Pernyataan tersebut dikemukakan Jokowi saat meninjau vaksinasi pelajar di SMA Negeri 1, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Saya mengunjungi SMA 1 Kartasura, untuk melihat program vaksinasi massal yang dilakukan di sini dan di 10 provinsi yang lain. Sebanyak 58.000 pelajar yang akan divaksin pada hari ini," ujar Jokowi saat memberikan sambutan, Senin (13/9).

Mantan Wali Kota Solo itu berharap kegiatan vaksinasi massal tersebut berjalan lancar. Sehingga para pelajar tetap sehat, terlindungi dari bahaya Covid-19 dan bisa melakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga melakukan dialog secara virtual dengan perwakilan dari SMA Negeri 2 Pulau Punjung, Kabupaten Darmasraya, Sumatera Barat. Kepala Sekolah Lindrawati SMA Negeri 2 Pulau Punjung menyampaikan kegiatan vaksinasi yang berjalan lancar.

Naya Agista, salah satu siswa mengungkapkan kebahagiaan para siswa yang bisa melakukan vaksinasi. Ia menyampaikan keinginannya untuk segera melaksanakan PTM setelah vaksinasi selesai kepada Presiden Jokowi.

"Tapi Pak, di balik kesenangan yang ada saya juga masih sedih pak. Sedih belum bisa berkumpul sama temen-temen lagi. Nanti kalau sudah selesai vaksin, boleh ya Pak sekolah bareng-bareng lagi," katanya.

Atas keinginan tersebut Jokowi pun memperbolehkannya.

"Ya, nanti setelah divaksin, semua bisa pembelajaran tatap muka. Asal sudah tidak berada di level 4," katanya. (mdk/lia)

Baca juga:
Diduga Terpapar Hoaks, Orang Tua di Aceh Belum Izinkan Anaknya Jalani Vaksinasi
Jokowi: Semua Pelajar Sudah Divaksinasi Langsung Bisa PTM, Asal Tidak PPKM Level 4
Gibran Dampingi Mendikbud Ristek Tinjau PTM di Solo
Potret Pelajar Bangladesh Kembali Bersekolah Usai Pembatasan Dicabut
Menko Muhadjir Dorong PTM: Jangan-Jangan Masuk Pertama Siswa Tidak Kenal Gurunya
Dukung Percepatan PTM, Polisi Gelar Vaksinasi 4.613 Pelajar di Klaten

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami