Siswa SMP di Ogan Ilir Kritis Ditusuk Begal Depan Sekolah, Pelaku Langsung Ditangkap

Siswa SMP di Ogan Ilir Kritis Ditusuk Begal Depan Sekolah, Pelaku Langsung Ditangkap
PERISTIWA | 17 September 2020 12:02 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Muhammad Ghaifari Akbar (14) dilarikan ke rumah sakit karena ditusuk kawanan begal. Satu jam kemudian, salah satu pelaku ditangkap polisi saat bersembunyi di kebun karet.

Peristiwa itu terjadi saat korban hendak pulang ke rumahnya tak jauh dari sekolahnya di SMP Negeri 2 Indralaya di Desa Tanjung Lubuk, Kecamatan Indralaya Selatan, Ogan Ilir, Selasa (15/9) sore. Masih berada di depan sekolah, tiba-tiba dua pelaku tak dikenal mengadangnya. Saat itu korban tengah mengendarai sepeda motor jenis Honda PCX.

Kedua pelaku mengambil secara paksa motor korban. Namun, korban melakukan perlawanan sehingga salah satu pelaku menusuk punggung korban dengan pisau hingga terjatuh. Kini kondisi korban kritis di rumah sakit.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melapor ke polisi. Tim gabungan Opsnal Unit Reskrim Polsek Indralaya dan tim Komodo Opsnal Satreskrim Polres Ogan Ilir langsung melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang membawa kabur motor korban.

Pengejaran sampai ke kebun karet warga tempat pelarian pelaku. Salah seorang diantaranya, berinisial M (31) warga Desa Talang Balai Baru I, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, berhasil ditangkap. Sementara rekannya masuk ke semak-semak sehingga luput dari kejaran.

Kasatreskrim Polres Ogan Ilir AKP Roby Sugara mengungkapkan, dalam penangkapan itu ditemukan barang bukti sebilah pisau dan sepeda motor korban. Pihaknya tengah mengejar pelaku yang sudah dikantongi identitasnya.

"Satu dari dua pelaku ditangkap satu jam setelah kejadian, pelaku lain sedang diburu," ungkap Roby, Kamis (17/9).

Dugaan sementara, kawanan ini merupakan spesialis begal yang kerap beraksi di sekitar TKP. Tersangka masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui hal itu.

"Dugaannya sudah sering, tapi perlu pemeriksaan lanjutan. Kita kenakan Pasal 365 KUHP, ancamannya tujuh tahun penjara," ucapnya. (mdk/noe)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami