Sita cangkir di rumah Novel Baswedan, ini yang didapat penyidik

PERISTIWA | 17 April 2017 12:35 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Penyidik Polda Metro Jaya telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus teror dialami penyidik senior KPK Novel Baswedan. Dari lokasi, penyidik menyita sebuah cangkir.

Semula, cangkir tersebut dicurigai merupakan alat bagi pelaku menyiram air keras ke arah Novel. Sayangnya, tak didapati petunjuk dari cangkir itu.

"Namanya cangkir gagangnya kecil, kami tak mendapatkan (sidik jari) di situ," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/4).

Selain cangkir, penyidik juga mendapatkan sebuah foto dari warga sekitar. Disinyalir, orang di dalam foto tersebut ialah pelaku. Kini, sedang dalam penyelidikan polisi.

"Namanya info dari masyarakat tentu kami terima, baik itu foto atau apa. Tapi tentu kami perlu identifikasi klarifikasi apakah betul foto ini dengan keterangan para saksi. Masih kami dalami kembali. Masih kami singkronkan keterangan para saksi dengan info yang diterima dari masyarakat," bebernya.

Sementara itu, penyidik juga belum mengambil keterangan dari Novel Baswedan, mengingat kondisi yang bersangkutan belum stabil. "Belum punya info dari pak Novel, masih sakit. Setelah dinyatakan lebih baik, nanti kami periksa," pungkasnya.

Sebelumnya, polisi sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas aksi tersebut. Dalam olah TKP, polri baru menemukan sebuah cangkir yang menjadi alat bukti, diduga ini terkait dan dipakai untuk menyiram Novel.

"Baru cangkir," kata Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (11/4). (mdk/rhm)

Baca juga:

Novel Baswedan akan jalani operasi mata pada pekan depan

Tim dokter terus pantau kondisi mata penyidik KPK Novel Baswedan

Polisi kantongi identitas orang yang memata-matai Novel Baswedan

Lima 'jagoan super' bersatu demi menjaga KPK

Jokowi didesak buat TPF kasus Novel, Polri minta masyarakat percaya

Jokowi diminta segera bentuk tim pencari fakta buat Novel

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.