Siti Zubaidah yakin suaminya tak mencuri amplifier musala

Siti Zubaidah yakin suaminya tak mencuri amplifier musala
PERISTIWA | 3 Agustus 2017 21:35 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - Siti Zubaidah, perempuan 25 tahun tersebut tak menyangka jika suaminya meninggal dunia secara tragis. Muhammad Aljahra alias Zoya (30) meninggal dunia setelah dipukuli massa, dan dibakar hidup-hidup karena dituduh sebagai seorang pencuri amplifier di sebuah musala.

"Saya yakin kalau suami saya tidak melakukan pencurian. Saya enggak percaya atas tuduhan itu," kata Zubaidah kepada merdeka.com di rumah duka Kampung Jati RT 4 RW 5, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (3/8) malam.

Menurut dia, suaminya merupakan teknisi elektronik. Biasanya memperbaiki pengeras suara seperti toa yang rusak, sound sistem, televisi dan lainnya.

"Saya pasrah dengan kejadian ini," katanya.

Zubai mengaku sudah diperiksa polisi di Polsek Babelan. Dalam pemeriksaan itu, penyidik menanyakan seputar profesi dan keperluan pergi dari rumah.

"Saya di sana diminta tanda tangan, enggak tahu apa isi berkas yang saya tanda tangani," katanya.

Muhammad Aljahra tewas mengenaskan karena dipukuli warga dan dibakar hidup-hidup di Kampung Muara Bakti RT 12 RW 07 Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (2/8) petang. (mdk/cob)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami