Soal Pertanyaan Kebangsaan di KPK, Ngabalin Yakin untuk Profesionalisme

Soal Pertanyaan Kebangsaan di KPK, Ngabalin Yakin untuk Profesionalisme
Ali Mochtar Ngabalin. ©2018 Merdeka.com/Titin Supriatin
NEWS | 7 Mei 2021 18:14 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Ali Mochtar Ngabalin meminta publik jangan terus memusingkan hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) terhadap pegawai KPK. Menurutnya, justru saat ini KPK sedang membutuhkan dukungan publik terhadap pemberantasan rasuah.

"Mari kita beri dukungan penuh terhadap proses ini sehingga kpk harus mendapat tenaga profesional dan memiliki kemampuan dalam backup kinerja komisoner dan dewas," kata Ngabalin saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (7/5).

Terkait dugaan isi soal TWK yang dipenuhi pertanyaan 'aneh', dia meminta masyarakat untuk tidak terus membesarkannya. Ngabalin meyakini, KPK akan terus terdiskreditkan dengan adanya hal tersebut jika terus berlarut.

"Dan hal terkait itu (pertanyaan), abaikanlah percaya deh jangan publik ikut terkontaminasi upaya mendiskreditkan satu pihak dan mengangkat pihak lain, itu tidak bagus dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Ngabalin percaya, tidak ada pihak yang ingin KPK dilemahkan. Justru sebaliknya, semua ingin KPK terus kuat dalam menjalankan tugas pemberantasan korupsi di Tanah Air.

"Saya berikan dukungan penuh kepada teman di KPK, sejak awal itu komitmen saya, tolong sudahi mari kita punya tanggung jawab yang sama, kita jaga dengan baik negara ini," tutupnya.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
KPK Sebut BKN Pembuat Soal Uji Tes Wawasan Kebangsaan
Pakar Nilai Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK Tak Bisa Ukur Tingkat Nasionalisme
Politikus PKS Nilai Tes Wawasan Kebangsaan Tak Hanya Jegal Novel Baswedan
Ketua WP KPK Heran Ditanya Ucapan Selamat Hari Raya Agama Lain Saat Tes Kebangsaan
Anggota DPR Minta 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan Tak Dipecat

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami