Solo Great Sale Diluncurkan, Gibran Ajak Masyarakat Berbelanja

Solo Great Sale Diluncurkan, Gibran Ajak Masyarakat Berbelanja
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menunjukkan aplikasi Solo Sale Go, Selasa (28/9). ©2021 Merdeka.com
NEWS | 28 September 2021 13:30 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Solo Great Sale (SGS) kembali dihelat pada 1-31 Oktober 2021. Agenda tahunan yang sempat vakum akibat pandemi corona itu diharapkan menjadi momen yang tepat untuk pemulihan ekonomi.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengajak masyarakat untuk tidak takut melakukan aktivitas ekonomi. Namun ia berpesan agar semua warga tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

"Silakan, terutama ibu-ibu, tidak perlu takut lagi untuk berbelanja. Ini momen yang tepat untuk belanja, karena pusat perbelanjaan sudah dilengkapi dengan aplikasi PeduliLindungi," ujar Gibran di sela peluncuran Solo Sale Go di Balai Kota Solo, Selasa (28/9).

Menurut orang nomor satu di Kota Solo, aplikasi PeduliLindungi bukan untuk mempersulit atau membuat ribet, tapi untuk melindungi warga Kota Solo.

"Event Solo Great Sale ini momen yang sangat tepat untuk pemulihan ekonomi. Apalagi saat ini capaian vaksinasi di Kota Solo sudah sangat tinggi, angka Covid-19 juga sudah turun, dan Bed Occupancy Rate (BOR) juga sudah turun," sebutnya.

Gibran menambahkan, 20.000 merchant ditargetkan turut serta SGS. Transaksi sebesar Rp800 miliar diharapkan tercapai dalam SGS 2021.

Untuk mendukung penyelenggaraan SGS, diluncurkan aplikasi Solo Sale Go. Aplikasi ini untuk identitas customer atau user SGS.

"Aplikasi ini digunakan untuk input transaksi dari tenant atau merchant yang mengikuti SGS 2021," sebutnya.

Aplikasi berbasis android yang bisa di-download dari Playstore itu masih dalam proses penyempurnaan dan input data, baik peserta tenant, event, dan informasi SGS 2021.

"Solo Sale Go untuk men-support event SGS. Kita berharap dalam satu bulan ini bisa meningkatkan jumlah transaksi di Kota Solo. Sudah waktunya kita melakukan percepatan pemulihan ekonomi," jelasnya.

Percepatan pemulihan perekonomian, kata Gibran, terus digenjot agar Kota Solo segera bangkit dari pandemi. Dengan aplikasi Solo Sale Go tersebut, transaksi bisa dilakukan secara cashless dan semua transaksi akan terekam dalam aplikasi.

"Ini nanti bisa mendapatkan poin, dan poinnya bisa ditukar nanti ada hadiah utama rumah, mobil, motor," terang dia.

Ketua Kadin Solo Haryanto menambahkan, SGS tahun ini mengambil tema, "Memanfaatkan Potensi Ekonomi Digital untuk Menuju Solo Melompat Lebih Jauh".

"Harapan kami nanti dalam SGS semuanya bertransaksi dengan nontunai atau digitalisasi. Transaksi SGS tahun ini ditargetkan mencapai Rp800 miliar dengan melibatkan 20.000 tenant," katanya.

Ketua Panitia SGS 2021 Farid Sunarto pada kesempatan yang sama mengatakan saat ini panitia mengerahkan lebih dari 100 relawan untuk fokus menggalang calon tenant atau merchant peserta SGS 2021.

"Ada banyak kategori tenant, 44 pasar tradisional, pusat perbelanjaan modern, hotel dan restoran, properti, fashion dan batik, komunitas dan lain sebagainya," tutup dia. (mdk/yan)

Baca juga:
Pemkot Solo Bakal Gelar Vaksinasi Covid-19 Door to Door
Mobil Listrik Klasik Bakal Beroperasi untuk Wisata Keliling Solo
Gibran Yakin Vaksinasi Pelajar di Solo akan Selesai Pekan Ini
Ada Guru Tak Pakai Masker, Gibran Swab Antigen Ratusan Siswa SDN Laweyan
Klub Milik Atta Halilintar Kalah, Gibran Sebut Tetap Putus Asa Jangan Semangat
Gibran Ajak Karang Taruna Berkolaborasi dengan Pemerintah

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami