Sosok Enzo, Tentara Akmil Keturunan Prancis di Mata Mantan Kepala Sekolah

PERISTIWA | 7 Agustus 2019 14:17 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Enzo Zenz Allie remaja keturunan Prancis-Indonesia yang lulus menjadi Calon Taruna (Catar) Akademi TNI merupakan lulusan SMA Pesantren Unggul Al-Bayan Anyer, Kabupaten Serang, Banten.

Remaja kelahiran Bandung, 21 April 2001 tersebut telah menyampaikan kepada guru di sekolah tentang keinginannya menjadi prajurit TNI dan masuk Akademi Militer (Akmil) saat duduk di kelas 11 Al-Bayan. Semenjak itu dia rajin berlatih fisik demi lolos menjadi prajurit TNI.

"Usahanya giatnya tekunnya lebih dari siswa umumnya. Dia pernah menyampaikan ke kami ingin menjadi prajurit yang saleh masuk Akmil," kata Deden Ramdani Kepala Sekolah SMA Al-Bayan di Anyer, Kabupaten Serang, Rabu (7/8).

Deden mengatakan, saat menyadari menjadi prajurit harus memiliki fisik yang kuat, Enzo mulai rajin mengolah fisik. Mulai rutin lari dan latihan push up setelah salat subuh.

"Insten kelas sebelas aktifitas fisik. Lari sendirian subuh-subuh karena dia sadar mau ke Akmil mau ngapain. Dia dari TK sudah punya cita-cita jadi militer dan kalau ada militer suka foto," katanya.

Baca juga:false

BIN Ingin Prajurit TNI Terpapar Radikalisme Disterilisasi

TNI Soal Taruna Akmil Enzo Terpapar Radikalisme: Tak Bisa Cuma Dilihat dari Facebook

TNI Yakin Taruna Akmil Keturunan Prancis Enzo Tak Terpapar Radikalisme

Panglima TNI Pastikan Taruna Akmil Enzo Zenz Berstatus WNI

Enzo Zenz, Pemuda Ganteng Keturunan Prancis Lolos Akmil Mau Jadi Kopassus

Danjen Akademi Militer Beberkan Alasan Enzo Pemuda Blasteran Prancis Bisa Masuk Akmil

(mdk/rhm)