Speedboat Tenggelam Dihantam Badai, Kru Kapal dan 20 Orang WNA Ukraina Selamat

Speedboat Tenggelam Dihantam Badai, Kru Kapal dan 20 Orang WNA Ukraina Selamat
speedboat tenggelam di perairan Teluk Balikpapan. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 3 Maret 2021 17:40 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Speedboat yang dikemudikan Syahril (55) tenggelam usai dihantam badai akibat cuaca buruk di perairan Teluk Balikpapan, Selasa (2/3) malam. Dia bersama 2 motoris lainnya berikut 20 WNA Ukraina, selamat dari peristiwa nahas itu.

Pada malam kejadian, kota Balikpapan diguyur hujan deras. Cuaca buruk berimbas pada ketinggian gelombang hingga lebih 2,5 meter.

Saat itu Syahril bersama 2 speedboat lainnya sedang menjemput 20 orang WNA dari kapal MV Eurydiki di perairan Teluk Balikpapan. Tepatnya sekitar pukul 21.00 WITA.

"Dari kapal, mau bawa mereka ke (pelabuhan) Semayang," kata Syahril, saat menceritakan kronologi kejadian kepada Basarnas Balikpapan, Selasa (3/3).

Cuaca buruk mengakibatkan badai datang tiba-tiba. "Jadi tiba-tiba dihantam badai. Ya, lepas (meninggalkan) kapal, dihantam badai, tenggelam," ujar Syahril.

Speedboat yang dikemudikannya mengangkut 15 orang. "Waktu kejadian muat 11 orang. Semua ada 3 speedboat. Iya, speedboat saya yang kena (badai), angin dari arah timur," sebut Syahril.

Pascakejadian, lebih 20 orang terombang ambing di laut. Pertolongan datang dengan cepat setelah ada kapal lain yang melintas di sekitar perairan. "Alhamdulillah, semua selamat, baik-baik saja," terang Syahril.

Kru kapal Patkamla Lamaru, Letnan Windu menerangkan, perairan saat proses evakuasi memang bercuaca buruk. "Bersama Basarnas, kami lakukan proses evakuasi dengan kondisi cuaca buruk, ketinggian gelombang sampai 3 meter. Sempat sulit merapat ke kapal lain di perairan," ujar Windu.

Diketahui, dua kapal yang sedang berlayar lewat Teluk Balikpapan, Kamis (2/3) malam, menyelamatkan lebih 20 orang yang terombang ambing dan berteriak meminta tolong, usai speedboat tenggelam. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dari kedua kapal MV Manalagi Yasa, dan tugboat, untuk dibawa ke Balikpapan. (mdk/noe)

Baca juga:
Kecelakaan Kapal di Pulau Yapero Mimika, 6 Awak Kapal Tenggelam
Kapal Feri Terguling di Sambas, Tim SAR Cari Korban
Cuaca Buruk, Pencarian 7 Penumpang Kapal Tenggelam di Mimika Dihentikan
Perahu Ditumpangi Karam, Satu Polisi Meninggal Usai Berenang ke Tepi Sungai Mentaya
Hasil Investigasi KNKT, Kapal Nur Allya Tenggelam karena Likuifaksi Muatan
Warga Geger Temukan Ponton BOC Tenggelam di Perairan Nusa Penida Bali

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami