Staf KPU Yahukimo Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal

Staf KPU Yahukimo Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal
PERISTIWA | 12 Agustus 2020 07:42 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Salah satu staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yahukimo, Hendrik Johpinski (25), tewas dibunuh orang tak dikenal. Korban diduga dibunuh saat dalam perjalanan kembali ke Dekai bersama Kenan Mohi (38) menggunakan sepeda motor.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menjelaskan, insiden yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIT itu berawal sekembalinya keduanya dari mengantar obat untuk Karolina Pahabol (30), istri Kenan Mohi.

Saat berada di tengah jalan, keduanya diadang warga yang menanyakan asal korban dan minta keluarkan KTP. Namun saat korban mengeluarkan KTP, dia ditikam dari belakang, dan tak lama kemudian datang seorang warga yang ikut menyerang korban.

"Belum diketahui pasti motifnya, namun dari keterangan Mohi terungkap para pelaku langsung berjalan ke arah hutan," kata Waterpauw, di Jayapura, Selasa (11/8) malam.

Dia menambahkan, dari laporan yang diterima terungkap Mohi sempat berupaya membantu korban, namun tiba-tiba muncul seorang dari hutan dan kembali menyerang korban.

Korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) akibat luka-luka yang dideritanya dan saat ini jenazahnya sudah disemayamkan di masjid Dekai.
Dijadwalkan Rabu (12/8) jenazah Hendrik Johpinski dievakusi ke Banyumas, Jawa Tengah untuk dimakamkan.

"Korban saat itu bukan sedang membawa dokumen coklit terkait tahapan pilkada bupati dan wakil bupati di Yahukimo," ujar Kapolda Papua Irjen Pol Waterpauw pula.

Waterpauw menegaskan staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yahukimo Hendrik Johpinski (25) yang meninggal akibat dianiaya orang tak dikenal (OTK) di Dekai, tidak sedang bertugas melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

"Memang korban Hendrik adalah ASN yang bertugas di KPU Yahukimo, namun saat insiden yang menewaskan dirinya, yang bersangkutan tidak sedang menjalankan tugas apalagi melakukan coklit terkait tahapan pilkada," kata dia.

Dia menjelaskan, saat ini pasangan suami istri yakni Kenan Mohi dan Karolina Pahabol sedang dimintai keterangan pleh penyidik di Mapolres Yahukimo di Dekai. Kenan Mohi sempat menyatakan mendengar penyerang menyatakan ke korban "Kamu Indonesia ya".

"Saya sudah menyampaikan ke anggota KPU RI Hasyim Asy'ari bila korban saat itu tidak dalam rangka tugas coklit," ujar Kapolda Irjen Pol Waterpauw.

Korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) akibat luka-luka yang dideritanya, dan saat ini jenazahnya disemayamkan di masjid Dekai.

Dijadwalkan Rabu (12/8), jenazah Hendrik Johpinski dievakusi ke Banyumas, Jawa Tengah untuk dimakamkan. Kabupaten Yahukimo merupakan salah satu dari 11 kabupaten di Papua yang sedang melaksanakan tahapan pilkada. (mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami