Strategi Polri Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan

Strategi Polri Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan
Kakorlantas Irjen Firman Shantyabudi. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 11 Agustus 2022 22:53 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi menginginkan kesamaan data kendaraan bermotor antara Polri, PT Jasa Raharja dan instansi terkait lainnya di daerah.

Menurutnya, kesamaan data bisa meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak pengendara bermotor, yang nantinya bisa berefek baik pada maksimalnya pelayanan publik.

Hal itu saat kunjungan kerja bersama dengan PT Jasa Raharja dan Kementerian Dalam Negeri ke Kantor Gubernur Jawa Timur.

"Kita sudah sepakat, menyatukan langkah, menyamakan persepsi, misi kita nanti diperoleh satu data valid yang manfaatnya bisa untuk banyak hal," kata Firman dalam keterangannya, Kamis (11/8).

2 dari 3 halaman

Menurutnya, kesamaan data bisa meningkatkan pajak yang hasil pajak itu bisa digunakan oleh pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan sesuai dengan potensi daerahnya masing-masing, terutama pembangunan fasilitas dan sarana prasarana untuk pelayanan publik.

"Kembalikan ke pelayanan publik lagi," terangnya.

Firman menegaskan, pengendara motor juga akan mendapatkan fasilitas apabila telah melakukan pembayaran pajak. Secara tidak langsung mereka juga memberikan sumbangsih kepada negara untuk pelayanan publik. Tentunya pelayanan publik itu sendiri dinikmati oleh para pengendara. (mdk/fik)

3 dari 3 halaman

Sebagai tim Pembina Samsat Nasional, Firman menyebut pihaknya akan terus melakukan sinkronisasi data ke sejumlah Samsat di Indonesia. Rencananya, pada 23 Agustus 2022 nanti mereka juga akan melakukan Rapat Koordinasi Pembina Samsat di Bali.

"Nanti bahan-bahan dari semua provinsi yang kita kunjungi akan kita adakan satu pertemuan tingkat nasional di Bali, rencana tanggal 23 Agustus," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, Abimanyu Ponco Atmojo mengapresiasi langkah dari Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman. Ia berharap pertemuan tersebut bisa menyamakan kevalidan data secepatnya.

"Ini harapan kita semuanya kepada Kakorlantas bahwa data itu harus satu, adanya data itu akan memberikan sumbangsih kepada pemerintah Jatim dalam rangka mensosialisasi penerimaan pajak," tutupnya.

Baca juga:
Data Jasa Raharja: 40 Juta Kendaraan Belum Lakukan Pembayaran Pajak
Pajak Mati Kendaraan Jadi Bodong, Ada Solusi Lain?
Kendaraan Mati Pajak Bakal jadi Bodong & Disita, Sudah Tepatkah?
Kendaraan Mati Pajak Bakal Jadi 'Bodong', DPR: Kejar Saja Pajak Orang Kaya
Catat, Aturan Penghapusan Data STNK jika Pajak Mati 2 Tahun Segera Diterapkan
Per Juni 2022, Insentif Pajak Mobil Capai Rp385 Miliar
Dua Tahun Tak Bayar Pajak, Samsat Nasional Bakal Hapus Data Kendaraan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini