Suhu 15 Derajat Celcius di Musim Kemarau, BPBD Garut Bagikan Selimut untuk Warga

PERISTIWA | 17 Juli 2019 23:03 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Musim kemarau yang saat ini tengah berlangsung menjadikan cuaca Garut lebih dingin dari biasanya. Paling ekstrem, cuaca Garut di kawasan perkotaan suhunya bisa mencapai 15 derajat celcius.

Bupati Garut, Rudy Gunawan menyebut bahwa kondisi cuaca dingin yang terjadi saat ini menjadikan sejumlah warga yang tinggal di sekitar pegunungan kedinginan. Mereka pun tidak sedikit yang meminta bantuan selimut kepada Pemerintah Kabupaten Garut.

"Di kawasan perkotaan suhu paling rendah di 15 derajat celcius, apalagi di kawasan pegunungan. Sekarang saja di suhu 22 sampai 23 derajat celcius masih terasa dingin," kata Bupati, Rabu (17/7).

Pemerintah Kabupaten Garut sendiri, disebut Rudy, melalui BPBD Kabupaten Garut telah menyiapkan sedikitnya 3000 selimut bagi warga yang tinggal di kawasan pegunungan. Ia mengaku akan segera membagikan selimut tersebut kepada warga yang berada di beberapa wilayah yang diprioritaskan.

Rudy juga mengatakan bahwa jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan selimut di cuaca dingin ini bisa menghubungi agar segera mendapatkan.

"Sementara prioritas kita warga di sekitar Gunung Cikuray, Guntur, Talaga Bodas, dan Papandayan," katanya.

Selama cuaca dingin ini, Rudy mengaku belum menerima laporan adanya gangguan kesehatan dari masyarakat, hanya persoalan kedinginan saja yang diterimanya. "Belum ada laporan (gangguan kesehatan). Kalau ada pasti langsung kita tindaklanjuti," ucapnya.

Baca juga:
Penjelasan BMKG Penyebab Suhu Jakarta dan Bekasi Bisa Dingin di Malam Hari
Suhu Ekstrem di Lanny Jaya dan Nduga Papua Capai 8 Derajat Celsius
Cuaca Buruk, 3 Penerbangan Tujuan Samarinda Dialihkan ke Balikpapan
Gelombang Laut Capai 4 Meter di Bali, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Cuaca Panas Sebabkan Berton-ton Ikan Mati di Prancis
Fenomena Langka Es Setebal 1,5 Meter Selimuti Kota di Meksiko

(mdk/bal)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com