Sulit Sampaikan Aspirasi, Relawan Ridwan Kamil Putuskan jadi Oposisi

PERISTIWA | 18 Juli 2019 00:11 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Salah satu organisasi relawan Ridwan Kamil pada Pilgub Jabar memutuskan untuk membubarkan diri. Hal itu dilakukan atas dasar kekecewaan karena kesulitan berkomunikasi dalam menyampaikan aspirasi.

Organisasi relawan bernama Gerakan untuk Ridwan Kamil (GURKA) itu pun secara resmi menarik diri sebagai simpatisan. Kebijakan ini berlaku untuk semua pengurus di tingkat kota kabupaten di Jawa Barat.

Mantan Ketua Dewan Penasihat GURKA, Iwan Suhermawan menjelaskan, kesulitan jalinan komunikasi dengan Ridwan Kamil menjadi beban moral tersendiri. Pasalnya, pihaknya tidak bisa menyampaikan aspirasi masyarakat yang menagih janji kampanye.

"Kami terakhir kali komunikasi (dengan Ridwan Kamil) 10 bulan lalu. Ini berat buat relawan karena masyarakat terus menagih aspirasi," katanya saat ditemui di Jalan Riau, Kota Bandung, Rabu (17/7).

Seiring pembubaran organisasi, dia menegaskan pihaknya tidak bisa lagi menjadi jembatan penyampai aspirasi. Masyarakat yang ingin menagih janji dipersilakan untuk menyampaikannya secara langsung kepada Ridwan Kamil.

"Berat untuk kami ada aspirasi tapi bingung menyampaikannya ke mana. Sekarang, masyarakat silakan sampaikan langsung (ke Ridwan Kamil)," ucapnya.

Setelah tak lagi menjadi simpatisan, mantan pengurus Gurka menempatkan diri sebagai oposisi. Mereka siap mengkritisi kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang merugikan masyarakat.

"Sekarang oposisi. Kami siap akan mengkritisi kebijakan dan program-program pemerintah di Jabar," pungkasnya.

Baca juga:
Emil Pertimbangkan Opsi Bubarkan SMK Tak Produktif yang Sumbang Pengangguran
Ridwan Kamil Bakal Terbitkan Obligasi Dorong Pembangunan Jawa Barat
Ridwan Kamil Target Bangun 13 Creative Hub Hingga 2020
Tanggapan Ridwan Kamil Terkait Isu Penghapusan Pendidikan Agama
Antisipasi Kekeringan di Jabar, Ridwan Kamil Upayakan Rekayasa Cuaca

(mdk/ray)