Sulitnya Bertemu Ma'ruf Amin Setelah Jadi Wapres Terpilih

PERISTIWA | 23 Juli 2019 11:52 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Segala fasilitas presiden dan wakil presiden sudah mereka terima. Termasuk Ma'ruf Amin yang kini dikawal Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Akses para jurnalis untuk wawancara dengan Ma'ruf Amin kini menjadi sulit. Paspampres tidak memperkenankan. Seperti terjadi hari ini, Selasa (23/7). Ma'ruf setiap hari Selasa mendatangi kantor MUI untuk memimpin rapat mingguan sebagai ketua umum MUI.

Pantauan Merdeka.com, tim Paspampres sudah menunggu lebih dulu. Mengamankan lokasi. Salah seorang anggota Paspampres menyampaikan bahwa Ma'ruf tidak berkenan untuk diwawancara. Pria bertubuh tegap itu menyampaikan pesan yang datangnya dari asisten Ma'ruf Amin. Tidak ada sesi wawancara.

"Abah (panggilan Ma'ruf Amin), tidak berkenan untuk wawancara, ini perintah atasan," kata anggota Paspampres itu kepada wartawan di kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (23/7).

Paspampres itu meminta awak media yang semula duduk di ruang tunggu kantor MUI, untuk keluar ruangan. Mereka meminta area tersebut steril dari wartawan sampai Ma'ruf selesai rapat.

Ma'ruf sudah tiba di lokasi sejak pukul 11.00. Berdasarkan jadwal, rapat berakhir pukul 14.00. Hingga kini awak media masih menunggu untuk mewawancarai Ma'ruf. (mdk/noe)

Baca juga:
Ma'ruf Amin Merasa Tak Perlu Dilibatkan dalam Penyusunan Kabinet
Pra-serah Terima Jabatan, Wapres JK Berikan Tumpeng ke Ma'ruf Amin
Ma'ruf Amin Perkenalkan Konsep Economy Unity
Doa Ma'ruf Amin: Janji Bangun Indonesia Maju dan Sejahtera
Ma'ruf Amin Ajak Semua Pihak Jadi Bagian dari Bangunan Indonesia
Manuver Gesit Cak Imin Buru Kursi Ketua MPR

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.