Sultan HB X Ingin Pasien Covid-19 Dipusatkan di RSUP Sardjito & RSPAU Hardjolukito

Sultan HB X Ingin Pasien Covid-19 Dipusatkan di RSUP Sardjito & RSPAU Hardjolukito
PERISTIWA | 23 Maret 2020 14:16 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Pemda DIY akan memusatkan penanganan pasien positif Covid-19 di dua rumah sakit (RS). Dua rumah sakit diusulkan Pemda DIY adalah RSUP Dr Sardjito dan RSPAU Hardjolukito.

Gubernur DIY, Sultan HB X mengatakan, fokus penanganan pasien positif Covid-19 di dua rumah sakit ini diharapkan mempermudah koordinasi. Selain itu, Sultan HB X juga menyebut fokus penanganan pasien di dua rumah sakit ini akan membuat kinerja tim medis menjadi lebih mudah.

"Sehingga sumber daya manusianya, baik perawat, dokter dengan segala kelengkapannya yang ada bisa kita konsentrasikan, tidak terlalu menyebar. Mungkin dengan cara seperti itu kita bisa membuat dokter dan perawat ini tidak terlalu capek," ujar Sultan HB X di Bangsal Kepatihan, Senin (23/3).

1 dari 1 halaman

Dibangun Ruangan Khusus di RSPAU Hardjolukito

Sultan HB X menyebut jika di RSPAU Hardjolukito saat ini sedang dibangun sejumlah ruangan-ruangan khusus yang nantinya bisa dipakai untuk pasien positif virus Corona.

"Kami sedang berproses untuk minta Rumah Sakit Hardjolukito yang membangun kamar baru itu kita jadikan tempat untuk bisa terkonsentrasi bagi mereka (pasien) tidak berada di beberapa rumah sakit," tutur Sultan HB X.

Sebagaimana diketahui saat ini ada empat rumah sakit yang dipakai untuk menangani pasien positif virus Corona di DIY sesuai dengan keputusan Kemenkes RI. Empat RS ini adalah RSUP Dr Sardjito, RSUD Kota Yogyakarta, RS Panembahan Senopati Bantul dan RSUD Wates Kulon Progo.

Sultan HB X melalui SK Gubernur yang ditandatanganinya menambah jumlah RS Rujukan pasien virus Corona menjadi total 21 RS. Sehingga total ada 25 RS rujukan untuk pasien virus Corona di DIY. (mdk/gil)

Baca juga:
Ini 8 Benda yang Berisiko Tinggi Tertempel Virus Corona di Tempat Kerja
Jokowi Tinjau Kesiapan Wisma Atlet Jadi RS Darurat Covid-19
Ada Warga Positif Corona, Bupati Tetapkan Sukoharjo Berstatus KLB
Perizinan Barang Impor untuk Penanganan Virus Corona Kini di Bawah BNPB
Tiga Jurus BKPM Jaga Otot Investasi di Tengah Wabah Corona
Suku Dayak di Perbatasan RI-Malaysia Gelar Ritual Khusus Usir Corona

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5