Sumba Barat Daya Diguncang Gempa, Pemicunya Sesar Normal

Sumba Barat Daya Diguncang Gempa, Pemicunya Sesar Normal
PERISTIWA | 9 Agustus 2020 17:35 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Warga di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, kembali diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 5,0 hari ini, Minggu (9/8). Gempa tersebut terjadi sekitar pukul 11.52 WIB dengan titik episenter pada kedalaman 10 km.

"Warga Kabupaten Sumba Barat Daya merasakan gempa kuat sekitar 3 detik sehingga panik dan keluar rumah," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan tertulis.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi pusat gempa berada di laut 25 km barat daya Kodi, Sumbar Barat Daya. BMKG mencatat skala MMI gempa di Tambolaka IV-V MMI, Waingapu III – IV, Bima dan Waibakul III dan Labuan Bajo II.

Skala MMI atau Modified Mercalli Intensity ini merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi, sedangkan skala IV menunjukkan warga yang berada di dalam dan luar rumah merasakan gempa, serta gerabah pecah, jendela aatu pintu berderik dan dinding berbunyi.

Sementara V MMI menunjukkan gambaran kekuatan getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti. Gempa ini tidak memicu terjadinya tsunami.

"Sementara itu, hasil analisis sebelum gempa pada Minggu pagi tadi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, berdasarkan lokasi pusat gempa bumi, kedalaman dan data mekanisme sumber dari GFZ Jerman, serangkaian kejadian gempa bumi di sekitar Sumba Barat Daya diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas sesar normal," kata Raditya.

Baca Selanjutnya: Gempa Sebelumnya...

Halaman

(mdk/noe)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami