Suntik Vaksin Covid-19, Pedagang Pasar di Semarang Sulit Akses Aplikasi Elektronik

Suntik Vaksin Covid-19, Pedagang Pasar di Semarang Sulit Akses Aplikasi Elektronik
Pedagang pasar di Semarang disuntik vaksin Covid-19. ©2021 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama
PERISTIWA | 4 Maret 2021 22:02 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Sejumlah pedagang di wilayah Karangayu, Semarang menjalani vaksinasi guna menekan angka penularan covid-19. Dalam pemberian vaksinasi, para pedagang diketahui tidak bisa mengakses situs pendaftaran resmi milik Kemenkes.

"Ada banyak yang disuntik, tapi mereka proses administrasinya tidak bisa mengakses aplikasi elektronik. Maka pilihannya, pengelola pasar dan ketua paguyuban kita minta bantu daftarkan mereka. Karena kondisinya pedagang ada lansia, paruh baya, dan usia produktif," kata Kepala Puskesmas Karangayu, Wahyoto di Semarang, Kamis (4/3).

Dia mengungkapkan proses vaksinasi khusus pedagang pasar sudah berjalan dua pekan terakhir. Sedangkan pelaksanaannya sudah diatur setiap hari, dan untuk lansia khusus seminggu satu kali.

"Kita sudah memvaksin 110 pedagang pasar karangayu. Jadwalnya setiap hari rabu pukul 11.00 hingga 12.00 siang. Tapi di luar hari itu kita juga tetap layani lansia yang datang ke puskesmas," jelasnya.

Pihaknya menargetkan bisa memberikan vaksin bagi 600 pedagang di wilayah Karangayu. Jumlah itu sesuai dosis yang diberikan bagi masing-masing puskesmas di Semarang. "Sudah ada datanya para pedagang. Kita tinggal nunggu," tuturnya.

Seorang pedagang Supriyatin mengaku kebingungan saat hendak menjalani vaksinasi covid-19. Sebab, tidak ada pemberitahuan secara resmi oleh petugas terkait program vaksinasi.

"Saya bingung, kalau disuruh vaksin, mau-mau saja asalkan diberi penjelasan dulu," kata Supriyatin.

Pedagang pasar lainnya Nonik meminta kepada pengelola Pasar Karangayu sebaiknya melakukan vaksinasi di lapak-lapak para pedagang. Selain dirasa gampang dijangkau, dan tidak repot harus meninggalkan lapak dagangannya.

"Saya maunya petugas puskesmasnya yang datang ke pasar. Kalau disuruh ke puskesmas jauh, dagangan kita siapa yang nungguin. Ini saja minat pedagang yang datang ke puskesmas sangat minim," ungkap Nonik. (mdk/rhm)

Baca juga:
30.337 Nakes Aceh sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua
Tunjangan PNS dan Honorer di Tidore Bakal Dipotong Jika Tolak Vaksinasi Covid-19
Satgas Covid-19 Tegaskan Vaksinasi Drive Thru Bukan Bentuk Komersialisasi
Jokowi: Lebih dari 2 Juta Orang Sudah Disuntik Vaksin
Jokowi: Maret Ini 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Datang ke RI
2.286.123 Warga Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis I, 1.100.228 Dosis II

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami