Surat Bharada E Cabut Kuasa Beredar, Ini Kata Pengacara

Surat Bharada E Cabut Kuasa Beredar, Ini Kata Pengacara
Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara dan M Burhanuddin. ©2022 Merdeka.com/nur habibie
NEWS | 12 Agustus 2022 08:46 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kalangan wartawan mendapatkan foto surat pencabutan kuasa yang ditandatangani Bharada E atau Ricard Eliezer Pudihang Lumiu, tersangka pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat, terhadap dua kuasa hukumnya, yakni Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanudin. Surat itu ditandatangani di atas meterai dan bertanggal 10 Agustus 2022.

Deolipa Yumara yang dikonfirmasi menyatakan belum ada pencabutan resmi sebagai kuasa hukum Bharada E."Belum ada pencabutan resmi," kata Deolipa kepada Liputan6.com, Jumat (12/8).

Menurut Deolipa, dirinya masih kuasa hukum Bharada E bersama dengan Muhammad Burhanudin. Namun, dia enggan menjelaskan kapan berencana menemui kliennya terkait beredarnya tangkapan layar pencabutan surat kuasa itu.

"Belum ada pencabutan kuasa," kata Deolipa.

Sebelumnya, nama Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanudin menjadi perhatian karena berani blak-blakan mengungkap kronologi kronologi dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri. Ada pihak yang mengkritik mereka, namun tak sedikit yang memuji.

Reporter: Nanda Perdana Putra/Liputan6.com. (mdk/yan)

Baca juga:
Cerita tentang Keluarga Brigadir J dan Bharada E
Usai Tersangka, Terungkap Fakta-fakta Bohong FS Soal Eksekusi Brigadir J
Ferdy Sambo Tersulut, Peristiwa Magelang Pembawa Petaka
Meragukan Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J
Ini Isi Surat Ferdy Sambo: Minta Maaf Beri Pengakuan Bohong Kematian Brigadir J
Pengakuan Ferdy Sambo di Meja Penyidik
Diduga Langgar Etik Kasus Brigadir J, Polisi Ditempatkan Khusus Bertambah jadi 12

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini