Survei: 55,5 Persen Masyarakat Setuju RUU Cipta Kerja Disahkan

Survei: 55,5 Persen Masyarakat Setuju RUU Cipta Kerja Disahkan
PERISTIWA | 22 Juli 2020 23:55 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Hasil survei nasional Charta Politika menyebutkan 55,5 persen masyarakat setuju RUU Cipta Kerja untuk disahkan. Sebagian besar masyarakat menganggap RUU Cipta Kerja akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi di tengah krisis akibat pandemi Covid-19.

"Mayoritas responden yang mengetahui dan mengerti RUU Cipta Kerja menyatakan setuju RUU Cipta Kerja disahkan," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya dalam rilis survei nasional Charta Politik bertema Trend 3 Bulan Kondisi Politik, Ekonomi, dan Hukum Pada Masa Pandemi Covid-19, Rabu (22/7).

Yunarto mengatakan alasan utama responden yang menjawab setuju terhadap pengesahan RUU Cipta Kerja adalah bahwa RUU Cipta Kerja dianggap bisa menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi negara 60,5 persen.

"Ini terkait kondisi psikologis krisis ekonomi yang dibutuhkan adalah stimulus ekonomi. Disusul dengan kemudahan mengurus izin membuka usaha sehingga tercipta lapangan kerja sebesar 17 persen," ujar Yunarto.

Kemudian, alasan lain responden setuju karena menganggap RUU tersebut bisa memberikan perlindungan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Baca Selanjutnya: Penilaian ini menurut Yunarto didasari...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami