Survei Indikator: 79,6 Persen Warga Makin Takut Menyuarakan Pendapatnya

Survei Indikator: 79,6 Persen Warga Makin Takut Menyuarakan Pendapatnya
aksi massa menolak omnibus law. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki
PERISTIWA | 25 Oktober 2020 15:50 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Lembaga Indikator Politik Indonesia mencoba memotret kondisi demokrasi di Indonesia melalui survei opini publik. Salah satu yang menjadi variabel yakin hak menyatakan pendapat.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, pihaknya menanyakan setuju tidaknya responden dengan adanya pernyataan bahwa warga makin takut dalam menyatakan pendapat.

"Hasilnya 21,9 persen sangat setuju; 47,7 persen agak setuju, 22 persen kurang setuju; dan 3,6 persen tidak setuju sama sekali," tutur Burhanuddin saat diskusi virtual, Minggu (25/10).

Pertanyaan selanjutnya, apakah responden setuju dengan pendapat bahwa warga makin sulit berdemonstrasi. Hasilnya adalah 20,8 persen sangat setuju; 53 persen agak setuju; 19,6 persen kurang setuju; dan 1,5 persen tidak setuju.

"Kemudian, setuju tidak bahwa aparat makin semena-mena menangkap warga yang berbeda pilihan politik dengan penguasa. 19,8 Persen sangat setuju; 37,9 agak setuju; 31,8 persen kurang setuju; dan 4,7 persen tidak setuju sama sekali," jelas dia.

Terakhir dikaitkan dengan upaya penanganan pemerintah terhadap penyebaran Covid-19. Sebanyak 2,5 persen responden menjawab bahwa pemerintah sangat dapat mengendalikan Covid-19; 51,8 persen menjawab cukup terkendali, 37,7 persen menjawab kurang terkendali, dan 5,3 persen menjawab tidak terkendali.

survei indikator soal menyatakan pendapat
©2020 Merdeka.com/indikator politik

Baca Selanjutnya: Ancaman Kebebasan Sipil...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami