Susur Sungai Tewaskan 10 Siswa, Polda DIY Tahan Satu Guru SMP Negeri 1 Turi

Susur Sungai Tewaskan 10 Siswa, Polda DIY Tahan Satu Guru SMP Negeri 1 Turi
PERISTIWA | 23 Februari 2020 12:26 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Polda DIY terus mengembangkan kasus meninggalnya 10 orang siswa SMP Negeri 1 Turi saat mengikuti kegiatan susur sungai Sempor. Polda DIY saat ini telah menetapkan seorang tersangka dan menahannya.

Wakapolda DIY, Brigjen Pol Karyoto mengatakan seorang pembina pramuka yang juga guru SMP 1 Turi berinisial IYA telah ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka, lanjut Karyoto saat ini dilakukan penahanan di Mapolda DIY.

"Tadi malam telah dilakukan penahanan terhadap tersangka (IYA) karena melakukan kelalaian sehingga menimbulkan korban jiwa," ujar Karyoto, Minggu (23/2).

Karyoto merinci tersangka yang ditahan berstatus guru PNS. Di SMP 1 Turi, tersangka mengajar mata pelajaran olahraga.

"Tersangka baru satu yakni IYA. Tersangka benar guru olahraga di sekolah itu dan merupakan PNS," ungkap Karyoto.

Karyoto menambahkan saat ini pihaknya terus mengembangkan kasus yang menewaskan 10 orang siswa SMP Negeri 1 Turi ini.

"Sementara satu tersangka. Tapi kita kembangkan terus. Karena untuk menentukan tersangka baru butuh barang bukti yang cukup," urai Karyoto.

1 dari 1 halaman

10 Korban Sudah Diidentifikasi

Sebelumnya Pusdalops BPBD Provinsi Yogyakarta memastikan 10 korban kecelakaan siswa SMPN Turi 1 Sleman saat kegiatan Pramuka sudah ditemukan dan diidentifikasi.

Korban yang terakhir ditemukan pada Minggu (23/2) pukul 05.30 WIB oleh TIM SAR adalah:
1. Yasinta Bunga (Kelas 7B/Perempuan/13th) da. Dadapan Rt.5 Rw.27, Donokerto, Turi.
2. Zahra Imelda (7D/Perempuan/12th) da. Kenteng, Wonokerto, Turi.

8 Korban yang sudah ditemukan sebelumnya adalah:
1. Sovie Aulia (8C/Perempuan/15th/Klinik SWA) da. Sumberejo Rt.22 Rw.6, Kaliurang, Srumbung, Magelang. Sudah dibawa pulang keluarga ke Magelang;
2. Arisma Rahmawati (7D/Perempuan/13th/Klinik SWA-Pusk. Turi) da. Ngentak Rt.2 Rw.23, Tepan, Bangunkerto, Turi. Sudah dibawa pulang keluarga;
3. Nur Azizah (8A/Perempuan/15th/Klinik SWA) da. Kembangarum Rt.2 Rw.30 Donokerto, Turi. Sudah dimakamkan;
4. Lathifa Zulfaa (8B/Perempuan/15th/Pusk. Turi) da. Kembangarum Rt.4 Rw.33 Donokerto, Turi. Teridentifikasi DVI pkl.00.00 WIB;
5. Khoirunnisa Nurcahyani Sukmaningdyah (7C/Perempuan/14th/Pusk. Turi) da. Karanggawang Rt.5 Rw.25 Girikerto, Turi. Diambil keluarga pkl. 21.00 WIB;
6. Evieta Putri Larasati (7A/Perempuan/13th/Pusk. Turi) da. Soprayan Rt.4 Rw.19 Girikerto, Turi. Sudah diambil keluarga pkl.21.36 WIB;
7. Faneza Dida (7A/Perempuan/13th) da. Glagahombo Rt.3 Rw.19 Girikerto,Turi.
8. Nadine Fadilah (7D/Perempuan/12th) da. Kenaruhan Rt.5 Rw.18 Donokerto, Turi. Ciri : kecil, kurus, kuning langsat, tinggi 140cm.

Total Data Korban :
Total siswa: 249 (Kelas 7: 124 Siswa & Kelas 8: 125 Siswa),
Konfirmasi Selamat : 216 Siswa
Konfirmasi Luka : 23 Siswa
Meninggal Dunia: 10 Siswa

"Dengan sudah ditemukannya seluruh korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai hari ini dan seluruh potensi SAR dikembalikan ke masing-masing unsur," kata tutur Asnawi, Komandan Operasi SAR Sungai Sempor 2020. (mdk/bal)

Baca juga:
8 Korban Tewas SMP Negeri 1 Turi Wanita, Diduga Sulit Gerak Pakai Rok Panjang
Polda DIY Pindahkan Posko DVI Korban Hanyut di Sleman ke RS Bhayangkara
KPAI Dorong Evaluasi Kebijakan Pramuka Sebagai Ekstrakurikuler Wajib
Usai Insiden SMP 1 Turi, Mahfud Harap Ekstrakulikuler Siswa Tetap Berlangsung
Pelajar SMPN 1 Turi Hanyut di Sungai Sempor, Satu Pembina Pramuka Jadi Tersangka

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami