Tabrak Lari Berujung Maut di Medan, Dua Meninggal

PERISTIWA | 18 Mei 2019 16:32 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Kehebohan terjadi di sepanjang Jalan AR Hakim hingga Jalan HM Jhoni Medan, tadi malam. Peristiwa yang merenggut 2 korban itu ternyata dipicu tabrak lari. Kehebohan berujung pada amuk massa di Jalan HM Jhoni sekitar pukul 22.00 Wib. Warga yang berkerumun menghajar seorang pria dan menghancurkan mobil Toyota Avanza yang dikemudikannya.

Toyota Avanza dengan pelat nomor BK 1780 DN dikabarkan terlibat tabrak lari sebelum akhirnya dikejar massa. Mobil baru berhenti di Jalan HM Jhoni tak jauh dari museum, setelah menabrak mobil lain.

Berbagai versi cerita muncul. Ada yang menyebut pria yang mengemudi mencuri mobil Avanza dari Jalan Denai lalu berupaya kabur hingga menabrak sejumlah pengguna jalan. Beredar pula informasi mengenai jumlah korban meninggal akibat ditabrak, mulai dari 3 orang, 4 orang, bahkan hingga 15 orang.

Kabar yang beredar memicu amuk massa. Pria pengemudi Avanza itu dihajar. Mobilnya dirusak, digulingkan, dan nyaris dibakar.

Informasi resmi akhirnya disampaikan pihak kepolisian. Pria yang diamuk massa di Jalan HM Jhoni bernama Taufik Hidayat (35), warga Jalan Jati II, Teladan Timur, Medan. Dia akhirnya meninggal dunia sekitar 2 jam setelah dirawat di RS Bhayangkara Medan.

Polisi memastikan tidak ada pencurian mobil dalam peristiwa itu. Taufik dinyatakan mengemudikan mobil yang direntalnya.

"Sampai sejauh ini bukan pencurian. Pemilik mobil, berdasarkan pelat nomor BK 1780 DN, sudah kita temukan tadi malam, ternyata mobil itu dirental, (pemiliknya) di daerah Medan Area," kata AKBP Juliani Prihartini, Kasatlantas Polrestabes Medan, Sabtu (18/5).

Juliani mengatakan, Taufik sempat diamankan dari amuk massa. Dia langsung dilarikan ke RS Bhayangkara. Namun, pemuda itu tak mampu bertahan dan meninggal 2 jam berselang.

Dia memaparkan, berdasarkan informasi yang mereka kumpulkan, peristiwa itu bermula dari kecelakaan beruntun di Jalan Denai. Mobil yang dikemudikan Taufik Hidayat awalnya menabrak sejumlah sepeda motor yang terparkir. Seorang pria bernama Wendy Hidayat dilaporkan mengalami luka lecet.

Namun Taufik kabur dengan memacu mobilnya ke arah Jalan AR Hakim. Dia dikejar.

Di persimpangan Jalan Bromo, mobil yang dikendarai Taufik menabrak Arni Samrah (57) yang sedang menyeberang. Korban luka parah, namun Avanza tetap melaju.

Warga kemudian melarikan Arni ke RS Madani. "Korban mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia," kata Juliani.

Taufik terus memacu mobilnya. Sementara pengendara yang mengejarnya semakin banyak. Toyota Avanza itu akhirnya berhenti di Jalan HM Jhoni setelah menabrak mobil. Amuk massa terjadi. Taufik dipukuli. Mobilnya dirusak dan digulingkan. Sejumlah warga bahkan sempat mencoba membakarnya.

"Keterangan yang kita himpun, ini kecelakaan yang beruntun sampai dia menabrak pejalan kaki, ditinggalkan kemudian dikejar massa dan berhenti Jalan HM Jhoni, tak jauh dari Jalan Gedung Arca. Di situlah langsung ada amuk massa," jelas Juliani.

Polisi masih mendalami kasus ini. Sementara kendaraan Toyota Avanza yang rusak berat sudah dievakuasi dari lokasi.

Baca juga:
Polisi Minta Penabrak Mahasiswa di Underpas I Gusti Ngurah Rai Bali Menyerahkan Diri
Mahasiswa asal NTT Ditemukan Tewas di Bali Korban Tabrak Lari, Terseret Mobil 1 KM
Mayat Tergeletak di Jalan Underpass Patung Ngurah Rai Diduga Korban Laka Lantas
Epilepsi Kambuh saat Menyetir, Pengemudi Mobil Tabrak 2 Petugas PPSU di Radio Dalam
Bersihkan Sampah, Anggota PPSU Jadi Korban Tabrak Lari
Mobil Camry Tabrak Belasan Orang di Tendean hingga Saharjo Bodong

(mdk/noe)

TOPIK TERKAIT