Tabungan Belasan Juta Rupiah Raib, Wartawan Antara Terancam Gagal Menikah

Tabungan Belasan Juta Rupiah Raib, Wartawan Antara Terancam Gagal Menikah
PERISTIWA | 11 Maret 2020 05:31 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Uang belasan juta yang tersimpan di rekening Bank Negara Indonesia (BNI), tiba-tiba raib entah kemana. Alhasil, pemilik uang dalam rekening itu pun kesal, tabungan tersebut akan digunakan sebagai biaya menikah tahun ini.

Pemilik rekening nahas itu diketahui bernama Willy Irawan. Pemuda warga Waru Sidoarjo itu terkejut bukan kepalang saat mengetahui uang tabungan yang disimpannya di BNI, tiba-tiba terkuras habis.

"Saya tahunya hari ini tadi. Saat ada saudara mau meminjam uang, saya transfer lewat M-Banking, tiba-tiba ada pemberitahuan kalau saldo tidak cukup," ungkap pemuda berumur 29 tahun ini, Selasa (10/3).

Pria yang juga berprofesi sebagai pewarta di kantor berita Antara Jatim tersebut mengatakan, saat di cek saldo di rekening ternyata sudah habis. Padahal, selama ini diketahuinya masih ada uang sekitar Rp20 jutaan. Uang tersebut, rencananya akan dipakai untuk keperluan pernikahannya.

"Saldo ternyata tinggal Rp400 ribuan saja. Yang hilang sekitar Rp19,6 jutaan. Uang mau saya pakai untuk menikah tahun ini, terancam gagal," ungkapnya.

1 dari 1 halaman

Ia menambahkan, saat dilakukan pengecekkan pada alur transaksi, ternyata ada sejumlah penarikan uang tunai secara bertahap yang dilakukan dari Malang. Padahal, selama ini dirinya tidak pernah ke Malang dan juga tidak pernah meminjamkan ATM nya pada siapa pun untuk melakukan transaksi di Malang.

"Saya juga bingung. ATM saat ini berada pada saya. Dan saya tidak pernah melakukan transaksi di Malang," tukasnya.

Terkait dengan hal itu, Willy melaporkan kasus ini ke Polda Jatim. Ia berharap pelaku dapat segera ditemukan dan usut tuntas agar tidak ada kejadian yang sama menimpa orang lain.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan, pengaduan Willy telah diterima penyidik. Tapi polisi belum bisa menelusuri karena masih harus menunggu berita acara dari BNI. Apabila benar ada pembobolan, polisi akan segera menindak.

"Kami tunggu pihak BNI itu, kalau benar tidak ada kesalahan sistem bank, dan indikasi pembobolan, kami selidiki dan ungkap," tegasnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Polda Metro Jaya Bekuk Sindikat Pembobol ATM
Kasus Skimming di ATM Stasiun UI, Ini Penjelasan BNI
Lima Pelaku Pembobolan ATM di Palmerah Jakbar Dibekuk Polisi
Residivis Pembobolan ATM di 5 Provinsi Dibekuk Polda Sulsel
Komplotan Pencuri di Magelang Bongkar Mesin ATM Berisi Rp891 Juta
Usai Tarik Uang di ATM Link, Saldo Mahasiswa UI di BNI Mendadak Raib Rp10 Juta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami