Tak Ada Haji 2020, Diah Pitaloka Usulkan Evaluasi Menyeluruh Penyelenggaraan

Tak Ada Haji 2020, Diah Pitaloka Usulkan Evaluasi Menyeluruh Penyelenggaraan
Politisi PDIP Diah Pitaloka. ©2019 Merdeka.com
PERISTIWA | 2 Juni 2020 14:27 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka menyayangkan lambatnya keputusan Kementerian Agama mengenai penyelenggaraan haji. Ini membuat calon jemaah haji sempat memiliki harapan untuk tetap berangkat ke Tanah Suci dalam masa pandemi, setelah keputusan ini mengalami penundaan beberapa kali.

Selain itu, Diah juga menyesalkan keputusan yang diambil oleh Menteri Agama Fachrul Razi terkait peniadaan ibadah Haji tahun ini tidak melibatkan DPR. Padahal saat pembahasan mengenai biaya dan kuota haji, harus mendapatkan persetujuan dari DPR.

"Implikasi dari peniadaan ibadah haji ini adalah pembatalan biaya haji. Jadi pada akhirnya semua tetap harus berkoordinasi dengan DPR. Ini sudah diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Tapi sekarang keputusan peniadaan haji dilakukan sepihak oleh Menag," katanya di Jakarta, Selasa (2/6).

Politikus PDIP ini mengungkapkan, DPR mengagendakan rapat kerja dengan pemerintah untuk membahas haji pada Kamis, 4 Juni 2020. Seharusnya keputusan untuk menetapkan pembatalan atau tidak dilakukan setelah duduk bersama.

Dengan tidak adanya penyelenggaraan haji, dia mengusulkan, untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh penyelenggaraan rukun Islam tersebut. Evaluasi ini menyangkut transparansi dan kualitas penyelenggaraan haji.

"Momentum ini akan digunakan untuk mengevaluasi penyelenggaraan haji Indonesia, termasuk menyangkut transparansi dan kualitas penyelenggaraan haji," tutup Diah.

Baca Selanjutnya: Keputusan Pembatalan Haji...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami