Tak Buru-Buru Mengesahkan, DPR akan Bahas 14 Isu Krusial RKUHP dengan Masyarakat

Tak Buru-Buru Mengesahkan, DPR akan Bahas 14 Isu Krusial RKUHP dengan Masyarakat
Pemerintah serahkan draf RKUHP dan RUU Pemasyarakatan ke Komisi III DPR. ©Liputan6.com/Angga Yuniar
NEWS | 10 Juli 2022 23:39 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan, DPR tidak akan terburu-buru mengesahkan revisi Rancangan KUHP yang telah diserahkan pemerintah. DPR akan membahas 14 isu krusial dengan masyarakat dan pakar.

"Mudah-mudahan tidak terburu-buru, lagipula tidak ada sesuatu yang urgent yang harus dikejar cepat-cepat," kata Lodewijk usai Salat Iduladha di Masjid Ainul Hikmah, kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Minggu (10/7).

Sebelumnya, Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Hiariej mewakili pemerintah, telah menyerahkan draft Revisi KUHP ke Komisi III DPR RI pada Rabu (6/7). Lodewijk mengakui masih ada pro-kontra atas draft itu.

Sekjen Partai Golkar itu memastikan, pembahasan akan melibatkan masyarakat dan pakar. Selain itu DPR juga akan melakukan sosialisasi sebelum RUU KUHP disahkan.

"Proses membuat UU itu ada termasuk pelibatan masyarakat. Ya kita nanti ada FGD (focus group discussion) dengan mengundang berbagai unsur masyarakat. Masukan mereka bagaimana," jelasnya.

Setelah dibahas, pasal-pasal RKUHP itu akan disampaikan ke masyarakat.

"Nanti ada tahapan terakhir itu sosialisasi, apa sih yang ditolak itu dan nanti perlu jadi perhatian DPR untuk bisa menampung masukan masyarakat," pungkas Lodewijk. (mdk/bal)

Baca juga:
14 Isu Krusial dalam RKUHP
PSI: RKUHP Berpotensi Lahirkan Diskriminasi
Draft Final RKUHP: Berisik di Malam Hari Ganggu Tetangga Didenda Rp10 Juta
Kritik Presiden Harus Disertakan Solusi
LBH soal Kritik Presiden Harus Ada Solusi di RKUHP: Pasal Peninggalam Kolonial
Kritik Presiden Harus Disertakan Solusi Dinilai Membungkam Menyampaikan Pendapat

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini