Tak Diberi Uang, Pemuda Pengangguran di Langkat Bakar Rumah Sendiri

PERISTIWA | 25 Juni 2019 19:32 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Perbuatan Akhyar (20) benar-benar melampaui batas. Hanya karena tidak diberi uang, dia melawan ayahnya dan membakar rumah mereka di Lingkungan II Kampung Lalang, Kecamatan Pekan Besitang, Langkat.

Berdasarkan informasi dihimpun, pembakaran itu dilakukan Akhyar pada Senin (24/6) sekitar pukul 12.00 Wib. Sebelumnya, pemuda itu ribut dengan ayahnya, Ahmad Zulfan (42).

"Peristiwa itu berawal dari keributan keluarga antara Ahmad Zulfan dengan anaknya Akhyar," kata Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Teuku Fahtir, Selasa (25/6).

Keributan itu diduga dipicu kemarahan Ahyar yang tidak diberi uang oleh ayahnya. Pria pengangguran ini pun nekat membakar rumahnya sendiri.

Akhyar membakar plastik menggunakan mancis atau korek gas lalu meletakkanya di atas sofa.
Api dengan cepat membakar seisi rumah.

"Setelah melakukan aksinya pelaku cepat keluar rumah, tapi dia diamankan pamannya. Anggota kepolisian yant datang ke tempat kejadian langsung membawanya ke kantor Polsek Besitang," jelas Fathir.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian akibat perbuatan Akhyar diperkirakan lebih dari Rp100 juta.

Baca juga:
Kemnaker Temukan 6 Pelanggaran Ketenagakerjaan Pabrik Korek Gas Terbakar di Langkat
Kronologi Kebakaran Pabrik Korek Gas di Langkat
Buntut Kebakaran di Langkat, Pabrik dan 3 Cabang PT Kiat Unggul Ditutup
Bos Pabrik Korek Gas di Langkat Sempat Coba Kabur
Terjebak dalam Kebakaran di Bandung, Ibu dan Anak Meninggal Dunia
Pekik Tangis Keluarga saat Korban Kebakaran Pabrik Korek Gas di Langkat Dimakamkan

(mdk/rhm)

TOPIK TERKAIT