Tak Ingin Gagal Wawancara Kerja, Berikut 8 Hal Terlarang untuk Dilakukan

PERISTIWA | 13 Desember 2019 06:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Panggilan sesi wawancara kerja acap kali menjadi momen membahagiakan bagi pelamar. Dering telpon atau pesan masuk melalui email menjadi sesuatu yang paling ditunggu-tunggu.

Sejatinya, wawancara kerja bukan termasuk proses yang bisa disepelekan. Banyak hal yang harus Anda perhatikan agar sesi wawancara bisa berhasil Anda taklukan.

HRD memiliki beragam cara penilaian dalam sesi wawancara kerja, misalnya melakukan tes kepribadian atau melontarkan pertanyaan yang terkadang membingungkan. Untuk mengantisipasi rasa takut dalam menghadapi sesi wawancara saat melamar kerja, berikut adalah delapan hal yang dapat Anda hindari agar berhasil melewati sesi wawancara dikutip dari JobStreet.

1 dari 8 halaman

Berpakaian Tidak Sopan

Hal pertama yang dapat Anda hindari saat sesi wawancara adalah berpakaian tidak sopan. Periksa pakaian yang akan Anda kenakan.

Jangan pernah berpikir untuk memakai celana jeans atau celana pendek pada saat wawancara kerja, pakailah pakaian yang formal. Berpakaian terlalu santai akan membuat Anda terlihat tidak serius untuk melamar lowongan yang tersedia.

2 dari 8 halaman

Bersikap Tidak Wajar

Menerima telepon pada saat wawancara kerja, mengeluh, sampai memperlihatkan perilaku tidak sopan ialah hal yang juga harus kamu hindari. Alih-alih terlihat keren, Anda malah akan dicap tidak baik oleh HRD.

Lukiskan kesan yang baik pada hari wawancara Anda. Jangan sampai mereka memberi kesan yang salah pada Anda.

3 dari 8 halaman

Menceritakan Keburukan Atasan Atau Perusahaan Terdahulu

Pepatah "Dunia selebar Daun Kelor ialah kiasan yang harus Anda cermati. Dalam dunia industri, kebanyakan orang akan mengenal satu sama lain.

Bisa jadi mantan perusahaan atau atasan yang Anda cemooh merupakan kawan baik HRD Anda. Jika Anda lakukan hal ini maka akan muncul kekhawatiran dari HRD bahwa Anda akan membicarakan keburukan mereka di masa yang akan datang.

4 dari 8 halaman

Menunjukkan Bahasa Tubuh yang Mengganggu

Sebelum memulai sesi wawancara, Anda bisa terus melatih kemampuan Anda dalam mempelajari bahasa tubuh dengan baik. Duduk bersandar dapat membuat Anda terlihat malas sementara duduk terlalu maju membuat Anda terlihat agresif.

Cobalah untuk duduk dengan tegak, jangan silangkan lengan dan berhati-hatilah dengan rasa gugup yang Anda miliki, jangan gigit kuku atau memutar-mutar rambut Anda. Perlihatkan kata yang membuat Anda terlihat tertarik dengan setiap hal yang disampaikan HRD, tidak ada yang lebih buruk dari mendapatkan penolakan dikarenakan Anda terlihat tidak tertarik dengan lowongan yang telah Anda lamar.

5 dari 8 halaman

Datang Telat

Banyak HRD akan menolak hanya karena masalah keterlambatan. Jangan membuang waktu berharga yang dimiliki oleh orang lain.

Terkhusus pada saat wawancara ialah manajer HRD dan stafnya yang memiliki kesibukan tinggi. Jika Anda membuang waktu mereka dikarenakan telat maka Anda akan meninggalkan kesan yang buruk.

6 dari 8 halaman

Tidak Melakukan Riset Perusahaan Dilamar

Banyak pelamar kerja yang tidak mengetahui bahwa informasi seputar perusahaan merupakan hal penting yang harus diketahui. Buta akan profil perusahaan akan membuat HRD bertanya-tanya tentang keseriusan dari kandidat tersebut.

Pengetahuan akan sangat membantu Anda. Jangan malas untuk pelajari situs, anggota dewan, sampai laporan tahunan perusahaan sebelum Anda datang wawancara.

7 dari 8 halaman

Membicarakan Kehidupan Pribadi Anda Secara Berlebihan

Sesi wawancara biasa dijadikan kesempatan untuk menunjukkan pribadi sang pelamar. Memaparkan informasi detail mengenai setiap pertanyaan yang dilontarkan biasanya akan menambah nilai plus dalam penilaian kriteria.

Akan tetapi Anda harus memilah cerita yang Anda bagikan. Menceritakan hal yang tidak perlu dapat menghalangi proses wawancara yang berjalan. Coba untuk memilah informasi pribadi yang memang perlu untuk HRD ketahui atau yang memang diminta oleh HRD terkait.

8 dari 8 halaman

Tidak Menanyakan Cukup Pertanyaan

Banyak penilaian yang bisa HRD perhitungkan. Termasuk dengan pertanyaan yang diajukan.

Jika Anda tidak bertanya saat wawancara, HRD tidak akan menganggap Anda serius melamar ke posisi yang ditawarkan. Bertanya menunjukkan Anda telah melakukan riset mengenai perusahaan dan terkait dengan posisi yang Anda lamar.

Latih kemampuan wawancara kerja sebelumya dan pastikan Anda tidak melakukan kesalahan-kesalahan tersebut. Semakin siap diri Anda maka semakin tinggi percaya diri yang Anda miliki dan semakin dekat Anda dengan pekerjaan baru Anda.

Reporter Magang: Nurul Fajriyah (mdk/bim)

Baca juga:
Pria Ini Meninggal Saat Wawancara Kerja, Penyebabnya Bikin Miris
Robot Berpotensi Gantikan Manusia dalam Wawancara Kerja
6 Tes Psikologi Populer di Seleksi Penerimaan Karyawan dan Tips Menghadapinya
10 Tips Tampil Formal Saat Wawancara Kerja
Alasan Kenapa Sulit Diterima Saat Melamar Kerja di Perusahaan Besar Versi Jack Ma
Tips Sukses Wawancara Kerja Usai Dipecat
27 Tips Interview Agar Sukses Hadapi HRD

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.