Tak Mau Terlalu Berambisi Hadapi 2024, Oded Siap 'Balik Kanan' Urus Partai

Tak Mau Terlalu Berambisi Hadapi 2024, Oded Siap 'Balik Kanan' Urus Partai
Wali Kota Bandung Oded M Danial. ©ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung
NEWS | 25 September 2021 02:02 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Wali Kota Bandung, Oded M. Danial memilih tak terlalu berambisi untuk mempertahankan atau melanjutkan karir sebagai kepala daerah di tingkat lebih tinggi. Ia akan menyerahkan semua keputusan kepada pengurus partai, termasuk jika keputusannya ‘diparkir’ saat kontestasi politik 2024.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini ingin memastikan kepemimpinannya di Pemerintah Kota Bandung bisa rampung dengan baik. Tanggung jawab di periode pertamanya menyisakan waktu dua tahun sebelum perhelatan pemilihan umum.

Oded mengaku belum memikirkan peluang partai atau dirinya dalam Pilgub Jabar 2024. Semua keputusan siapa yang maju akan diserahkan sepenuhnya kepada pengurus partai.

"Mindset Mang Oded dalam berpolitik, saya itu sebagai bagian dari kader partai oleh karena itu saya selalu mengedepankan bagaimana nanti keputusan partai," ujar dia, Jumat (24/9).

Ia akan mengikuti jika keputusan pengurus partai mengharuskannya kembali ikut dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Bandung, Pemilihan Gubernur Jawa Barat, atau bahkan tidak mengikuti pemilihan.

"Kalau kata partai (diam jadi Wali Kota) di Bandung saya di Bandung, tapi kalau kata partai saya disuruh (ikut pemilihan) ke provinsi (sebagai calon gubernur) saya ke provinsi," katanya.

"Termasuk kata partai balik kanan, urus partai, ya siap balik kanan. Gitu aja," ucap dia.

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, menetapkan pasangan Oded M Danial-Yana Mulyana sebagai pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Terpilih 2018-2023.

Penetapan tersebut sesuai dengan Peraturan KPU terkait hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilwalkot Bandung 2018. Oded-Yana yang diusung PKS dan Gerindra memperoleh 634.682 suara (50,10 persen) dari total 1.305.872 suara yang masuk.

Sementara pasangan nomor urut 1 Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat yang diusung partai Partai Golkar, Demokrat, PKB memperoleh 301.418 suara. Pasangan nomor urut 2 Yossi Irianto-Aries Supriatna yang diusung PDI-P, Hanura, Nasdem dan PPP meraup 330.730 suara. (mdk/fik)

Baca juga:
Airlangga-Ganjar Didorong Duet di 2024, Ini Kata PDIP
Saat Airlangga-Ganjar Kompak Jawab Peluang Berpasangan di Pilpres 2024
Mahfud MD: Pemilu 2024 Pilihan Utama Jatuh 24 April, Presiden yang Putuskan
Polemik Tanggal Pelaksanaan Pemilu 2024 Masih Bergulir
Jokowi Instruksikan Mahfud MD dan Tito Tetapkan Simulasi Pemilu 2024
KPU dan Bawaslu Akui Masih Ada Kendala Pemilih Saat Pemilu

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami