Tak Perlu Ngantor, 7 Staf Khusus Diminta Jokowi Laporkan Kerja Seminggu Sekali

PERISTIWA | 21 November 2019 18:01 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tujuh staf khusus presiden yang baru diumumkannya tak harus rutin bekerja setiap hari di Istana Negara. Akan tetapi, Jokowi mengatakan, para staf khusus presiden itu minimal bertemu dengannya melaporkan kinerja satu atau dua minggu sekali.

"Tidak full time. Jadi beliau-beliau ini sudah memiliki kegiatan, memiliki pekerjaan. Ya bisa nanti mingguan tidak harus setiap hari tapi minimal satu atau dua minggu tapi pasti ketemu tapi tidak harus harian ketemu," kata Jokowi usai mengumumkan tujuh staf khusus presiden barunya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/11).

1 dari 3 halaman

Target Tugas

Jokowi mengungkapkan para staf khusus presiden baru itu diberikan target tugas yang harus diselesaikan. Namun mantan Gubernur DKI Jakarta itu memastikan target tugas itu diselesaikan tanpa harus setiap hari bertatap muka dengannya.

"Iya kalau kerja dengan saya pasti ada target tapi saya tidak ingin harus setiap hari beliau-beliau ini datang ke sini, yang penting target yang saya minta dapat," ujar Jokowi.

2 dari 3 halaman

Jokowi Ingin Ada Inovasi dari Staf Khusus Presiden Baru

Jokowi mengatakan, perlu ada terobosan dalam mengelola negeri ini. Oleh karena itu, dia berharap pada inovasi diberikan tujuh staf khusus baru dipilihnya tersebut.

"Iya saya ingin ada inovasi, ada gagasan, ada ide baru, ada terobosan baru sehingga memudahkan kita dalam mengelola negara ini sehingga golnya ke sana," kata Jokowi.

"Misalnya kita memiliki puskesmas di seluruh tanah air bagaimana aplikasi sistem yang mudah terhubung dengan mereka. Ada 514 kabupaten bagaimana kita bisa menghandle komplain kemudian memberikan kecepatan sehingga arahnya di sana," imbuh Jokowi.

3 dari 3 halaman

Pemilihan Tak Dadakan

Jokowi memastikan pemilihan tujuh staf baru presiden itu tak mendadak. Mantan Wali Kota Solo ini mengaku sudah sejak lama berkomunikasi dengan ketujuh orang tersebut.

"Coba ditanyakan langsung ke beliau-beliau ini sudah berapa tahun saya berbicara dengan mereka kemudian sudah beberapa bulan. Mereka enggak pernah saya pilih dadakan prosesnya berapa lama tanyakan ke beliau-beliau," tandasnya. (mdk/gil)

Baca juga:
Sempat Dikira 'Prank', Billy Tak Percaya Diminta Jadi Stafsus Jokowi
Jokowi Perkenalkan 7 Staf Khusus Baru dari Kalangan Milenial
CEO Ruangguru Belva Devara Jadi Staf Khusus Jokowi?
Rangkul 100 UMKM asal Bali, Staf Khusus Presiden Dorong Pengelolaan Sampah Kreatif
Menengok SUV Esemka yang Dituding Mirip Mobil China dan Eropa
Putri Tanjung Dikabarkan Bakal Jabat Staf Khusus Jokowi
Jokowi Perkenalkan 12 Staf Khusus Sore Ini, Ada 7 Nama Baru