Tak Punya Uang usai Bebas Asimilasi Covid-19, Eks Napi Curi Motor Lagi

Tak Punya Uang usai Bebas Asimilasi Covid-19, Eks Napi Curi Motor Lagi
PERISTIWA | 13 April 2020 14:00 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Mantan narapidana bebas dalam program asimilasi Covid-19 yang ditangkap polisi di Sumatera Selatan karena kembali berbuat kejahatan, terus bertambah. Kali ini terjadi di Lubuklinggau dengan kasus pencurian sepeda motor (curanmor).

Pelaku adalah Romli Iskandar alias Romli (20), warga Jalan Pattimura, Kelurahan Muara Enim, Lubuklinggau Barat. Dia keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Lubuklinggau pada 31 Maret 2020 dalam program asimilasi.

Aksi kejahatan pelaku dilakukannya bersama FR (DPO), ketika berkeliling Kota Lubuklinggau, Sabtu (11/4) dini hari. Saat berada di Jalan Panorama Pasar Inpres, Kelurahan Pasar Pemiri, Lubuklinggau Barat, pelaku melihat sepeda motor terparkir di depan sebuah ruko.

Mereka pun beraksi dengan mengeluarkan kunci liter T dan dalam hitungan detik berhasil membawa kabur motor korban. Lalu motor itu disimpan di rumahnya sebelum dijual kepada penadah.

Setelah mendapat laporan, polisi melakukan olah TKP dan melengkapi keterangan saksi. Penyidik menerima pengakuan dari salah satu saksi bahwa pelaku curanmor tak lain adalah Romli yang baru keluar penjara.

Polisi langsung mendatangi rumah pelaku dan benar saja sepeda motor korban ada situ. Pelaku yang sedang tidur pulas kaget atas kedatangan petugas dan tak bisa berkutik ketika dibawa ke kantor polisi.

Kasatreskrim Polres Lubuklinggau AKP Alex Andriyan mengungkapkan, tersangka mengakui terlibat dalam aksi curanmor bersama temannya. Tersangka sengaja keliling kota untuk beraksi karena tak ada uang sejak keluar penjara akhir bulan lalu.

"Tersangka ternyata mantan napi yang bebas dalam asimilasi, dia beraksi lagi dengan alasan ekonomi. Dia sudah merencanakan aksi kejahatan, sudah bawa kunci liter T dan sengaja mencari sasaran," ungkap Alex, Senin (13/4).

Dalam kasus ini, penyidik mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Supra X nomor polisi BG 6187 H. Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara dan rekannya masih diburu polisi.

"FR sudah dikeluarkan surat DPO, kami minta segera menyerahkan diri sebelum diberikan tindakan tegas, apalagi melawan atau kabur saat ditangkap nanti," pungkasnya. (mdk/ded)

Baca juga:
Polisi Tangkap Komplotan Pencurian Motor di Kupang
Baru Bebas Program Asimilasi, Spesialis Curanmor di Palembang Kembali Tertangkap
Bocah SD di Samarinda Curi Motor Buat Balapan Liar
Waspada, Pencurian Mobil Modus Test Drive Terjadi di Bekasi
Polisi Sergap Komplotan Curanmor, Biasa 'Petik' 7 Sepeda Motor di Bekasi
Lima Sindikat Curanmor Lintas Kabupaten di Sultra Dibekuk Polisi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami