Tak terima barang dipindah ke bagasi, pasutri ngamuk di pesawat

Tak terima barang dipindah ke bagasi, pasutri ngamuk di pesawat
PERISTIWA | 4 September 2017 14:49 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Insiden yang menyebabkan tertundanya keberangkatan pesawat Citilink QG 0837 di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumut, Senin (4/9) pagi, ternyata dipicu persoalan barang bawaan penumpang. Pasutri yang diturunkan dari pesawat itu ternyata mendorong pramugari setelah cekcok karena tidak terima bawaannya dipindah ke bagasi.

Peristiwa diturunkannya penumpang ini dibenarkan Branch Communication and Legal Manager Bandara Kualanamu Wisnu Budi Setianto.

"Sejauh ini belum ada laporan resmi dari pihak Citilink terkait kronologis insiden dimaksud, namun demikian info yang kami terima dari pihak Citilink, penumpang dimaksud tidak menampar tetapi mendorong salah satu cabin attendance," tulisnya menjawab wartawan.

Dia membenarkan kedua penumpang itu diturunkan dari pesawat. "Tiket yang bersangkutan direfund, dan tidak diperkenankan terbang dengan Citilink," sebut Wisnu.

Peristiwa lebih rinci dijelaskan Kapolres Deli Serdang, AKBP Robert Da Costa. Berdasarkan laporan yang dia terima, peristiwa itu berawal saat pasangan suami istri (pasutri) atas nama RS dan NS masuk ke dalam pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 0837 tujuan Bandara Kualanamu-Soekarno Hatta.

Ternyata barang bawaannya ke kabin dinilai berlebih sehingga diarahkan pramugari untuk dimasukkan ke bagasi pesawat. Namun penumpang tersebut tidak terima dan mendorong si pramugari.

"Pramugari kemudian melapor kepada pilot, selanjutnya pilot membatalkan penerbangan kedua penumpang tersebut," jelas Robert.

Seperti diberitakan, insiden itu sempat membuat keberangkatan pesawat Citilink QG 0837, rute Kualanamu menuju Soekarno Hatta, tertunda. Pesawat seharusnya lepas landas dari Bandara Kualanamu pukul 09.35 Wib. Hingga pukul 10.30 Wib, pesawat belum juga terbang.

"Penumpang itu diminta turun sama petugas, tapi nggak mau. Penumpang lain jadi kesal," jelas Joko Irawan, seorang penumpang.

Kedua penumpang akhirnya diturunkan paksa. Pesawat pun bersiap lepas landas sekitar 10.40 Wib. (mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami