Tampilkan Sisi Humanis Polisi, Taman Instagramable Dibangun di Mapolda NTT

Tampilkan Sisi Humanis Polisi, Taman Instagramable Dibangun di Mapolda NTT
Taman Bayangkara di Mapolda NTT. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 13 Juni 2021 04:00 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) kini memiliki lokasi rekreasi mini dilengkapi peralatan fitness di ruang terbuka. Taman yang berada di pinggir lapangan Mapolda NTT ini diberi nama Taman Bhayangkara.

Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif menjelaskan, pembangunan taman ini merupakan salah satu program pembinaan, yakni membuat semua ruang yang ada menjadi bermanfaat, sehingga tidak terkesan kumuh dan terbengkalai.

"Kita lihat sebelumnya, tempat ini sepertinya kurang maksimal dan alhamdulillah sekarang bisa kita manfaatkan. Lebih bersih dan istilah anak-anak milenial ini adalah instagramable, bisa untuk foto-foto," ujarnya, Sabtu (12/6).

Menurut Lotharia, taman ini sebagai tempat rekreasi sekaligus sarana olahraga fitness outdoor bagi anggota Polri maupun keluarga. Di lokasi itu juga didirikan sebuah "gerbang cinta" dengan pesan agar saling mengasihi dan menyayangi sebagai sesama anak bangsa.

"Sarana fitness outdoor sekarang sedang trend di beberapa tempat di Ibu Kota (Jakarta), katakanlah olahraga terbuka karena situasi sedang Covid-19," jelasnya.

Lotharia berharap peralatan fitness yang telah terpasang dijaga dengan baik. Dia juga mengingatkan agar seluruhnya rutin disemprot desinfektan, sehingga meminimalisasi penyebaran Covid-19.

Dia menambahkan, selain sebagai sarana olahraga dan rekreasi, pembangunan taman ini juga untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polri mempunyai sisi humanis. Selama ini yang disoroti hanya kekerasan dari institusi penegak hukum.

"Betul tindakan Kepolisian kadang-kadang harus melakukan upaya paksa, tetapi semua tetap di dalam koridor hukum. Kita juga punya sisi-sisi humanis yang bisa kita laksanakan," tambahnya.

Taman Bhayangkara juga akan digunakan sebagai tempat berdiskusi, tukar pikiran sesama polisi, wartawan maupun budayawan. Lotharia mengatakan, ke depan dia akan membangun semacam pujasera atau corner kantin di lokasi itu.

"Hidup manusia perlu keseimbangan, selain membina fisik kita, yang perlu kita lakukan juga adalah membina jiwa kita, agar apa? Agar kita bisa bahagia, kita bisa menghormati sesama kita dan menjaga kerukunan dan persatuan diantara kita," tutupnya. (mdk/yan)

Baca juga:
100 Orang Terjaring Operasi Premanisme di Makassar, Sebagian Berusia Belia
Kapolres Kampar Riau Dilaporkan ke Propam Terkait Dugaan Kriminalisasi Petani
VIDEO: Terekam! Aksi Nekat Bajing Loncat di Jakarta Utara
VIDEO: Wajah 49 Preman Tanjung Priok yang Resahkan Sopir Truk
Kenalan Sama Jevo Batara, Polisi Ganteng Wajah Bak Bule Dibilang Mirip Artis
Ngajak Mantan Nginep, Pria Ini Diamuk Pacar & Adik si Cewek Sampai Didatangi Polisi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami