Tanah Amblas di Dairi, Empat Keluarga Mengungsi

PERISTIWA | 20 November 2019 19:32 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Bencana tanah amblas terjadi di Dusun Kuta Nangka, Desa Kempawa, Kecamatan Tanah Pinem, Dairi, Sumatera Utara. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun empat keluarga terpaksa mengungsi.

Berdasarkan informasi dihimpun, tanah amblas terjadi setelah hujan deras yang melanda kawasan itu pada 17 November 2019. Akibatnya terbentuk lubang dengan diameter 8 meter dan kedalaman 15 meter di sana.

Bagian dapur rumah warga ikut amblas. Demi keselamatan, empat keluarga penghuni rumah di sekitar lubang harus mengungsi ke kediaman tetangga yang dinilai lebih aman.

Kelapa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Dairi) Bahagia Ginting mengatakan, kejadian itu merupakan kali ketiga lubang misterius muncul di daerah itu.

Peristiwa pertama terjadi tengah gedung Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Kutanangka, Desa Kempawa pada awal 2016. Bagian lantai gereja amblas. Terbentuk lubang dengan kedalaman 4 meter dan diameter 2 meter.

Lubang kedua muncul di perladangan warga Desa Kempawa pada 2018. Ukurannya hampir sama dengan tanah amblas di gereja.

Kali ini, tanah amblas terjadi di permukiman. Lokasinya tak begitu jauh dari dua kejadian sebelumnya.

"Kita belum bisa pastikan apa penyebabnya, karena butuh kajian dari ahlinya," ujar Bahagia, Rabu (20/11).

1 dari 1 halaman

Perlu Tim Ahli

BPBD Dairi sudah menyurati BNPB agar menurunkan tim ahli guna meneliti penyebab kemunculan lubang-lubang itu. Surat dikirim pada Agustus lalu.

Menurut Bahagia, kejadian itu sudah dapat disebut bencana alam. Dampaknya sudah dirasakan masyarakat.

Bahagia berharap mereka segera mendapat data ilmiah mengenai penyebab tanah amblas itu dari ahlinya. Dengan begitu diperoleh solusi dan penanggulangannya agar tidak jatuh korban jiwa.

"Itulah yang kita butuh, jawaban dari pertanyaan itu. Kalau surat itu belum digubris, nantinya akan kami buatkan surat lagi melalui Pak Bupati," sebut Bahagia. (mdk/noe)

Baca juga:
Bahaya Longsor Ancam Rumah Warga di Bantaran Kali Cijantung
Usai Dilanda Hujan Angin, Tiga Rumah Tertimbun Longsor di Gayo Lues
Tewaskan Dua Pekerja, Polisi Periksa SOP Pekerjaan Rel Ganda Bogor-Sukabumi
Polisi Duga Ada Kelalaian Kerja Hingga Proyek Double Track Bogor-Sukabumi Longsor
Lima Pekerja Tertimbun Longsor Proyek Double Track Bogor-Sukabumi, 2 Tewas
Pekerja Tambang Tanah Clay di Kuranji Padang Tertimbun Material Tanah