Tanah Galian Narapidana Asal China Kabur dari Lapas Tangerang Capai 2 Dump Truk

Tanah Galian Narapidana Asal China Kabur dari Lapas Tangerang Capai 2 Dump Truk
PERISTIWA | 1 Oktober 2020 20:59 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polisi membeberkan fakta baru dari penyelidikan kasus warga negara China, Cai Changpan yang kabur dari Lapas Klas I Tangerang. Terpidana mati kasus narkoba itu melarikan diri dari Lapas Klas I Tangerang melalui gorong-gorong pada 14 September 2020 malam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, salah satu fakta yang ditemukan yakni soal pembuangan tanah hasil galian Cai Changpan menuju gorong-gorong. Menurut Yusri, tanah yang digali napi tersebut jika dihitung bisa mencapai 2 dump truk.

"Fakta-fakta banyak ditemukan pertama masalah pembuangan tanah, karena dengan hitung diameter 2,5 dan panjang 30 meter itu cukup banyak dan jika dihitung dump truk bisa hampir 2 dump truk," kata Yusri, Kamis (1/10).

Fakta baru itu terungkap setelah polisi memeriksa teman sekamar Cai Changpan. Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa tanah hasil galian Cai Changpan itu telah dimasukkan ke dalam sebuah plastik.

"Tapi yang dia lakukan adalah setiap lobangi itu sehari 2 plastik tanah dan dibuang ke tong sampah, itu pengakuan teman sekamar," ujar dia.

Tak hanya itu, petugas gabungan juga menemukan sejumlah alat yang digunakan untuk menggali tanah. Salah satunya yakni alat penyedot.

"Alat yang digunakan, ada pembangunan dapur dalam lapas tersebut dan ada juga alat penyedot. Karena setiap lobang akan keluarkan air, sudah diuji coba penyidik saat olah TKP mulai masuk sampai keluar 30 meter memakan waktu 21 menit cukup lama," ucapnya.

Saat ini, polisi masih mendalami lagi terkait kaburnya narapidana narkoba tersebut. Apakah ada keterlibatan seorang petugas di Lapas tersebut atau tidak.

"Melubangi 8 bulan ini kan yang perlu kita dalami lagi apa ada keterlibatan petugas di sana atau tidak, tim masih selidiki dan 11 jam baru diketahui tersangka melarikan diri. Dalam 11 jam ada 3 shift, gimana sistem cek tahanan ini kita harus dalami lagi," sebutnya.

"Pengakuan teman satu sel dengan tersangka melarikan diri ini itu dia cuma sebutkan 'berapa 1 kamar?' '2 lengkap' padahal cuma 1, tapi apa tak dicek secara langsung. Nah ini akan didalami semuanya. Itu pergantian sampai shift ketiga baru ketauan ada 1 orang di sana. shift pertama kedua kita dalami pemeriksaan bersama internal lapas," sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga akan memeriksa semua kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di Lapas tersebut. Hal ini juga akan mencari barang bukti yang digunakan oleh Cai Changpan.

"Lalu kemana barang bukti yang dibuang kemana perlu kita dalami semua, termasuk CCTV semua, saat larikan diri petugas di atas itu dalam keadaan tidur, yang bagian CCTV juga tidur. Ini kita dalami semua, azas praduga tak bersalah maka kita penyidikan teman teman lapas apa ada kelalaian dan sebagainya," tandasnya.

Baca Selanjutnya: Curi HP Teman Satu Sel...

Halaman

(mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami