Tanah Longsor di Kulon Progo, 3 Rumah Warga Rusak Tertimbun Tanah

Tanah Longsor di Kulon Progo, 3 Rumah Warga Rusak Tertimbun Tanah
PERISTIWA | 27 Oktober 2020 21:59 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Bencana tanah longsor terjadi di dua daerah di Kabupaten Kulon Progo, DIY, Selasa (27/10). Pertama di Dusun Plampang 2 RT 62/RW 19 Kalirejo, Kecamatan Kokap. Kedua di Plampang I, RT 58/RW 18, Kalirejo, Kokap, Kecamatan Kulon Progo.

Kepala BPBD Kulon Progo, Ariadi mengatakan, tiga rumah rusak tertimbun material. Tidak ada korban jiwa dari bencana tersebut.

Ariadi menuturkan bencana longsor di Dusun Plampang 2 RT 62/RW 19 Kalirejo, Kecamatan Kokap ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, material dari tebing setinggi 60 meter pun longsor mengenai dua rumah.

"Longsor terjadi akibat hujan deras. Longsor menimbun dan merobohkan rumah milik Paito Somo Wiyono dan Kusnan. Tidak ada korban jiwa maupun luka," ujar Ariadi.

Ariadi mengungkapkan akibat tanah longsor di Dusun Plampang 2 kerugian mencapai Rp 150 juta. Kerugian ini meliputi rusaknya bangunan rumah, sepeda motor, alat elektronik dan beberapa perabot rumah tangga.

"Tadi proses evakuasi melibatkan personel gabungan serta alat berat milik swasta dan swadaya masyarakat. Bantuan logistik dari BPBD dan Dinas Sosial sudah didistribusikan," ucap Ariadi.

"Penanganan sementara, keluarga Bapak Paito dan istri serta Bapak Kusnan beserta istri dan anak tinggal di rumah Ketua RW setempat," sambung Ariadi.

Ariadi melanjutkan, untuk tanah longsor di Plampang I menyebabkan sebuah rumah milik Wakhid mengalami kerusakan. Meskipun demikian tak ada korban jiwa maupun luka dari tanah longsor di Plampang I ini.

"Kerugian sekitar Rp10 juta, berupa kerusakan sebagian dinding dan tiang rumah. Tidak ada korban jiwa maupun luka. Sementara sudah terdistribusi logistik darurat," papar Ariadi. (mdk/noe)

Baca juga:
Selamat dari Longsor Tambang Ilegal di Muara Enim, 3 Penambang Jadi Tersangka
Dua Warga Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Pangandaran
BPBD Sumsel Sebut 11 Penambang Batubara Tewas Saat Gali Terowongan Sedalam 20 Meter
Tanah Longsor di Muara Enim, 11 Orang Tewas
Pemda Diminta Perketat Pengawasan Usai 11 Penambang Batubara Tewas di Muara Enim

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami