Tangan Perempuan di Polugadung Luka Terjepit Mesin Penggilingan Daging

Tangan Perempuan di Polugadung Luka Terjepit Mesin Penggilingan Daging
Tangan Perempuan di Polugadung Luka Terjepit Mesin Penggilingan Daging. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 15 Maret 2021 12:56 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Seorang perempuan bernama Tri Yuningsih (21) dilarikan ke Rumah Sakit Omni, Pulomas, Jakarta. Ia dilarikan ke rumah sakit, lantaran tangan sebelah kanannya yang masuk ke dalam mesin penggiling daging.

Kasi PB Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, kejadian ini terjadi pada Senin (15/3) sekitar pukul 08.10 Wib di Jalan Pulomas Barat 8, Nomor 24, RT 003, RW 010, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Ia menjelaskan, terjepitnya tangan Tri Yuningsih ketika korban hendak ingin menggiling sebuah daging. Ia nampak merintih kesakitan saat tangannya hendak dikeluarkan dari mesin penggiling tersebut.

"Korban sedang menggiling daging, terus tangannya kejepit di penggilingan tersebut," kata Gatot dalam keterangannya, Senin (15/3).

Untuk menyelamatkan Tri Yuningsih, pihaknya mendatangkan empat orang personel ke lokasi atau rumah korban tersebut. Evakuasi terhadap korban sendiri dilakukan hanya lima menit saja.

Namun, dirinya belum bisa memastikan kondisi tangan Tri. Kini, korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.

"Penanganan lanjutan dibawa ke RS OMNI Pulomas dikarenakan luka korban sudah cukup serius," pungkasnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Kronologi Pengemudi Mobil Mercy Tabrak Lari Pesepeda di Bundaran HI
Diduga Lalai, Penyebab Pengemudi Mercy Tabrak Pesepeda di Bundaran HI
Begini Kondisi Pesepeda Korban Tabrak Lari Mobil Mercy di Bundaran HI
Dites Urine, Penabrak Pesepeda di Bundaran HI Dinyatakan Negatif Narkoba
Polisi Tangkap Penabrak Pesepeda di Bundaran HI

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami