Tangsel Bakal Dapat Bantuan Mobile BSL, Alat Tes Cepat Covid-19

Tangsel Bakal Dapat Bantuan Mobile BSL, Alat Tes Cepat Covid-19
Mobile Lab BSL-2. ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 25 Januari 2021 03:05 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan, bakal menerima bantuan alat cepat tes Covid-19 berupa Mobile BSL (Laboratory Biosafety Level-2) dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek / BRIN). Bantuan ini dikabarkan datang pada awal Februari 2021.

"Alat ini adalah kendaraan yang memiliki kelengkapan untuk melakukan tes covid-19," ungkap Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany dalam keterangan tertulis, Minggu (24/1).

Alat tersebut, mampu melakukan tes cepat hingga sekitar 600 tes perhari. Dengan hasil yang diperoleh dalam waktu delapan jam.

Terkait perpanjangan PPKM di wilayah Jawa - Bali hingga 8 Februari 2021, Airin mengaku sependapat dengan keputusan Pemerintah Pusat. Guna memperlambat penularan penyebaran virus tersebut.

Pemkot Tangsel, mengaku juga telah melakukan sejumlah langkah antara lain, menyiapkan Rumah Sakit Pakulonan yang sudah selesai dibangun dan direncanakan digunakan khusus untuk merawat pasien covid-19. Kedua, Rumah Sakit Umum Tangsel, dilakukan penambahan bed isolasi dan empat Intensive Care Unit (ICU).

"Ketiga, untuk Rumah Lawan Covid-19 di Ciater, kita juga sudah melakukan penambahan kapasitas sebanyak 150 tempat tidur. Itu adalah langkah-langkah penanganan untuk di hilir," jelas dia.

Sementara untuk langkah di hulu, Pemkot akan melakukan monitoring, pengawasan dan penindakan secara lebih intensif lagi.

"Tim monitoring PPKM yang anggotanya terdiri dari aparat Pemerintah Kota dan juga unsur Forkopimda ini terjun langsung ke lapangan pada pagi dan juga malam hari. Untuk di sektor hulu ini, kita juga akan terus mengoptimalkan upaya tes covid-19, salah satu upayanya dengan Mobile BSL bantuan Kemenristek tersebut.

Wali Kota yang akan habis masa jabatannya pada April 2021 ini berpesan kepada masyarakat untuk selalu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Kepada seluruh warga Tangerang Selatan, sata tidak bosan-bosannya untuk selalu mengingatkan agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan dan menghindari kerumunan" tutup Airin. (mdk/noe)

Baca juga:
GeNose Juga Akan Digunakan Secara Acak pada Penumpang Bus
Selain Covid-19, GeNose Bisa Diatur untuk Deteksi Kanker Paru-Paru
Akurasi Dekati PCR, GeNose Bisa Gantikan Swab Antigen
Menko Luhut Puji Keakuratan GeNose 90 Persen, Minta Penggunaan Diperluas
Penumpang Kereta Mulai Diperiksa Covid-19 Pakai GeNose 5 Februari, Berapa Biayanya?
Menkes Sebut Testing Covid-19 di Indonesia Salah Secara Epidemiologi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami