Tantangan Pemerintah Tidak Ringan, Hasto Minta Kader PDIP Doakan Jokowi

PERISTIWA | 20 Oktober 2019 20:25 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Dalam rangka memeriahkan pelantikan tersebut, PDIP menggelar syukuran di Tugu Proklamasi, Jakarta, Minggu (20/10).

Dalam sambutannya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan ke depan bagi presiden dan wakil presiden akan semakin berat. Oleh karena itu dia meminta para kader PDIP mendoakan keduanya agar bisa menjalankan roda pemerintahan dengan baik.

"Diperlukan kekuatan doa, diperlukan keyakinan, diperlukan kerja keras kita tetapi dalam satu napas kepemimpinan sejak Bung Karno, Ibu Mega dan Pak Jokowi satu tarikan napas untuk kemajuan Indonesia kita, betul?" kata Hasto di Tugu Proklamasi, Jakarta.

Bagi Hasto, visi Indonesia 2045 yang dibacakan Jokowi saat pelantikan merupakan visi besar. Hal ini bukan tanpa tantangan, dalam perjalanan membutuhkan usah yang kuat demi terwujudnya hal itu.

Cita-cita itu senapas juga dengan apa yang diimpikan oleh Bung Karno. Menurut Hasto, Bung Karno memiliki cinta-cita melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

"Dan yang lebih penting, cita-cita kemerdekaan Indonesia demi membangun persaudaraan di dunia," tutur Hasto.

Acara tasyakuran itu kemudian diakhiri dengan doa bersama dari tiga agama secara bergantian. Yakni Islam, Kristen dan Hindu.

Selanjutnya dilakukan pemotongan tumpeng nasi kuning oleh Hasto di hadapan para kader partai berlambang kepala banteng itu.

Reporter: Yopi Makdori

Baca juga:
Sekjen Demokrat: Kalau Presiden Jokowi Butuh Menteri Anak Muda, Ya Mas AHY
Gerindra soal Kabinet: Itu Hak Prerogatif Presiden, Kita Tahu Diri
Sudah Ketemu Jokowi, Said Aqil Bantah Bahas Soal Menteri
Pegawai Istana Lambaikan Bendera Sambut Kembalinya Jokowi
Saran Rieke Diah untuk Jokowi di Periode Kedua

(mdk/cob)