Tata Cara Bila Ingin Periksa ke RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran

Tata Cara Bila Ingin Periksa ke RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran
PERISTIWA | 26 Maret 2020 11:21 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono menjelaskan tata cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk dapat memeriksa diri ke RS Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. RS tersebut pun sudah resmi beroperasi.

"Pertama mandiri, apabila mengalami gejala atau pernah kontak dengan pasien langsung datang ke Wisma Atlet," kata Eko saat jumpa pers di BNPB, Jakarta, Kamis (26/3).

Kemudian, masyarakat bisa lebih dahulu menghubungi call center corona 119. Disitu, masyarakat bisa mengungkapkan keluhan yang dialami dan petugas bakal memberi arahan apakah perlu dirujuk atau tidak.

"Kalau perlu nanti petugas akan datang, dijemput, lalu di antar ke Wisma Atlet," kata Eko.

Eko menambahkan, RS Darurat Corona menerima pasien yang mendapat rujukan dari rumah sakit lain. Pasien langsung dilayani setelah mendapat rujukan. Namun, RS Darurat hanya menangani pasien corona kategori ringan dan sedang.

"Yang berat maka dari RS Darurat ini akan merujuk ke rumah sakit yang telah menjadi rujukan apakah di RSPI Sulianti Saroso atau RSUP Persahabatan," katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan, hingga tanggal 25 Maret 2020, pukul 12.00 Wib, total pasien yang sembuh atau negatif Corona adalah 31 orang.

"Kita nyatakan sembuh dengan total kasus sembuh 31 orang," kata Yuri di BNPB, Jakarta Timur, Rabu (25/3).

Yuri mengatakan, pasien tersebut telah melewati dua kali pemeriksaan dan hasilnya dinyatakan negatif dari Corona.

Sementara ada penambahan pasien dinyatakan positif menjadi 790 orang.

"Yang kita dapat mulai tanggal 24 Maret pukul 12.00 hingga 25 pukul 12.00 Wib. Ada penambahan kasus baru sebanyak 790 pasien ," kata Yuri.

Sementara itu, pasien yang meninggal dunia pun bertambah dengan total 58 orang.

"Kemudian tambahan meninggal dari kemarin kita rilis menjadi total 58 kasus meninggal menjadi (orang)," ungkap Yuri.

Reporter: Ika Defianti
Sumber : Liputan6.com (mdk/rhm)

Baca juga:
Pangdam Jaya: Skenario Terburuk Kasus Corona di DKI Bisa Mencapai 8.000 Orang
RS Darurat Didirikan Sebagai Skenario Terburuk Bila 8.000 Orang Positif Corona
Pangdam Jaya Minta Hentikan Hoaks Terkait RS Darurat Wisma Atlet
Data Kemlu: 87 WNI Positif Corona di 14 Negara, 10 WNI Dinyatakan Sembuh
Upaya Pemerintah Jaga Stabilisasi Harga Pangan Pokok di Tengah Virus Corona
DPR akan Gelar Paripurna Buka Masa Sidang di Tengah Pandemi Virus Corona

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami