Taufik Hidayat Ditelisik Soal Tupoksinya di Kemenpora

Taufik Hidayat Ditelisik Soal Tupoksinya di Kemenpora
PERISTIWA | 1 Agustus 2019 16:39 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Mantan pemain bulutangkis Indonesia Taufik Hidayat dicecar soal jabatannya di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Pemeriksaan Taufik berkaitan dengan pengembangan perkara yang dilakukan KPK.

"Taufik Hidayat dimintakan keterangan dalam penyelidikan sebagai Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan Staf Khusus di Kemenpora," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Kamis (1/8).

Taufik sendiri membenarkan pemeriksaannya berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi dirinya pada jabatan kementerian yang dipimpin Imam Nahrawi.

"Cuma dimintai keterangan saja, saya kan sebagai Stafsus Kemenpora waktu itu, di tahun 2017-2018, itu saja," kata Taufik usai diperiksa.

Taufik mengklaim tim lembaga antirasuah tak menelisik soal dugaan suap dana hibah dari pemerintah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) melalui Kemenpora.

"Enggak. Enggak ditanyain," kata Taufik.

Meski mengaku tak ditanya soal kasus yang menjerat Deputi IV Kemenpora Mulyana, Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora Adhi Purnomo, Staf Kemenpora Eko Triyanto, Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy, dan Bendahara Umum KONI Jhony E. Awuy, namun Taufik mengaku ditanya soal perkenalannya dengan asisten pribadi Menpora Miftahul Ulum.

"Ya ditanya (kenal dengan Miftahul Ulum) ditanya ya kenal," kata dia.

Nama Miftahul Ulum sendiri muncul dalam dakwaan kasus suap dana hibah KONI. Ulum disebut sebagai penentu besaran fee yang diberikan KONI kepada pihak Kemenpora.

"Bahwa untuk memperlancar proses persetujuan dan pencairan dana bantuan tersebut, telah ada kesepakatan mengenai pemberian commitment fee dari KONI Pusat kepada pihak Kemenpora sesuai arahan dari Miftahul Ulum selaku asisten pribadi Imam Nahrawi selaku Menpora kepada terdakwa (Ending Fuad Hamidy) dan Johny E. Awuy," demikian bunyi surat dakwaan yang dibacakan jaksa KPK saat sidang dakwaan Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy.

Sebelum Taufik, KPK sempat memanggil Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot Sulistiantoro Dewa Broto pada, Jumat 26 Juli 2019. Gatot juga diperiksa terkait pengembangan perkara di Kemenpora.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com (mdk/lia)

Baca juga:
KPK Periksa Taufik Hidayat
Mantan Pebulu Tangkis Taufik Hidayat Dipanggil KPK Terkait Kasus di Kemenpora
KPK Periksa Sekretaris Kemenpora Gatot Dewa Broto
KPK Telusuri Pengelolaan Anggaran Kemenpora Era Imam Nahrawi
Panggil Sesmenpora, KPK Dalami Kasus Suap Dana Hibah KONI
Jadwal Hakim Padat, Sidang Mulyana Ditunda

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami