Taufik Kurniawan dicegah KPK, PAN pastikan kadernya kooperatif

Taufik Kurniawan dicegah KPK, PAN pastikan kadernya kooperatif
Taufik Kurniawan. ©dpr.go.id
PERISTIWA | 28 Oktober 2018 13:12 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Partai Amanan Nasional (PAN) memastikan bahwa kader partainya akan kooperatif atas keputusan KPK itu.

"Sepertinya kita serahkan ke proses hukum. Mungkin ada beberapa pemanggilan dan kita akan kooperatif," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN, Faldo Maldini di Djakarta Theater, Jakarta, Minggu (28/10/2018).

Faldo mengatakan bahwa partainya menyerahkan semua proses hukum terhadap Taufik ke KPK.

"Kita doakan semoga prosesnya lancar, tidak ada permasalahan apapun. Kita serahkan kepada proses hukum yang berjalan," ucap Faldo.

Dia juga memastikan bahwa partainya akan memberikan bantuan hukum kepada Taufik.

"Biasanya sih memang selalu ada, tapi ini belum dibahas di DPP. Maksud saya ini kan masih pencekalan ya, belum jauh-jauh. Kita lihat lah prosesnya, sabar saja, slow," terang dia.

Sementara, Faldo menambahkan bahwa partainya belum membahas mengenai posisis Taufik sebagai pimpinan DPR menyusul pencegahan yang dilakukan KPK.

"Belum dibahas di DPP," kata Faldo.

Sebelumnya, Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM telah menerima surat pencegahan untuk Taufik Kurniawan dari KPK pada Jumat (26/10). Sayang, Ditjen Imigrasi tak mau membocorkan kasus yang membuat Taufik dicegah ke luar negeri.

Taufik sendiri pernah dipanggil KPK untuk dimintai keterangan terkait mekanisme penganggaran dan mekanisme pembahasan proses APBN pada September lalu. Sebab, Taufik menjabat sebagai Wakil Ketua DPR bidang ekonomi dan keuangan.

Reporter: Hans Salim

Sumber : Liputan6.com (mdk/ray)

Baca juga:
Taufik Kurniawan ngaku diperiksa KPK soal mekanisme anggaran DPR terkait kasus baru
Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan diperiksa KPK
Waketum PAN harap pelukan Jokowi-Prabowo redakan ketegangan politik
DPR ingatkan atlet Asian Games 2018 harus didukung, bukan malah dibully
Pimpinan DPR ingatkan netralitas Wakapolri dan Kabareskrim baru

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami