Tawuran di Universitas Nommensen Medan, 1 Mahasiswa Tewas dan 1 Luka Parah

PERISTIWA | 22 November 2019 18:41 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Dua kelompok mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan bentrok, Jumat (22/11). Satu orang tewas, satu lainnya terluka akibat sabetan benda tajam.

Informasi dihimpun, tawuran melibatkan kelompok mahasiswa Fakultas Teknik dengan Fakultas Pertanian. Mereka saling lempar dan baku hantam di sekitar kompleks kampus di Jalan Sutomo, Medan, mulai pukul 14.00 Wib. Bentrokan dipicu perselisihan antara kedua kelompok di lapangan futsal sehari sebelumnya.

"Pertama diawali dari mereka ada mainan futsal kemudian esok harinya mereka berkumpul di dalam kampus. Kejadian di dalam kampus nomensen. Terjadilah tawuran antara Fakultas Teknik dengan Pertanian. Dari tawuran tersebut kemudian ada korban," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto.

1 dari 1 halaman

Korban Mahasiswa Fakultas Pertanian

Kedua korban merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian. Korban meninggal dunia berinisial RGS (21) yang mengalami luka tikam. Sementara korban luka berinisial GLN, yang masih dirawat karena mengalami luka bacok.

Dadang berharap kedua belah pihak menahan diri. Semua pihak, termasuk rektorat, diharapkan dapat bekerja sama untuk menyelesaikan persoalan itu.

"Kita tidak mengharapkan hal ini terjadi. Kita berharap semua pihak untuk menahan diri dan mendinginkan situasi baik dari civitas akademika Fakultas Teknik maupun Pertanian," ucap Dadang.

Polisi bersama pihak rektorat sudah melakukan pengamanan di kampus untuk mencegah bentrok susulan. Mereka juga memasang garis polisi di lokasi kejadian dan menyelidiki pihak-pihak yang bersalah dalam peristiwa ini. "Mereka yang berbuat harus bertanggung jawab," sebutnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Satu Remaja Tewas dalam Bentrokan Dua Kelompok Warga di Bekasi
Polisi Yakin Penyerangan Kampus UMI Makassar Sudah Terencana
Ormas Pemuda Pancasila dan FBR Bentrok di Bekasi, Satu Orang Luka Parah
Imbas Tawuran Manggarai, Penumpang Menumpuk di Stasiun Sudirman
Polisi Buru Pembacok Diki Wahyudi, Remaja Tewas dalam Tawuran di Tambora
Polisi Sebut Penyerangan SMAN 10 Bandung Berawal dari Liga Sepak Bola Pelajar

TOPIK TERKAIT