Tebing 20 Meter di Bogor Longsor Akibat Diguyur Hujan, Akses 2 Desa Terputus

PERISTIWA | 16 Oktober 2019 18:32 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Selasa (15/10) petang kemarin, mengakibatkan tebing jalan setinggi 20 meter longsor di Kampung Cijeruk RT 03/06, Desa Tajurhalang. Akibatnya jalan menghubungkan Desa Tajurhalang dengan Desa Palasari, lumpuh dan tidak bisa digunakan warga sekitar.

Untuk menghindari longsor susulan dan menyebabkan korban, warga di sekitar lokasi kini mengungsi ke tempat yang lebih aman. Salah satu warga, Suprianto (40) menjelaskan, aspal jalan tiba-tiba retak kemudian longsor setelah diguyur hujan selama satu jam.

"Mobil mah enggak bisa lewat. Motor juga diimbau supaya jangan lewat dulu. Soalnya takut longsor susulan," kata Suprianto, Rabu (16/10).

Selain itu, kondisi yang yang rawan, menyulitkan warga yang setiap hari menggunakan jalan tersebut. Sementara, jalan alternatif yang menghubungkan dua desa harus ditempuh dengan jarak lebih jauh.

"Otomatis kalau belum ada penanganan, kami enggak bisa pakai jalan itu," kata dia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penanganan dari pihak terkait. Hanya ada kerucut lalu lintas dipasang kepolisian agar kendaraan tidak melintas.

Baca juga:
Hujan Deras di Bogor, 7 Rumah Tertimpa Longsor dan Pohon Tumbang
Pasangan Pengantin Baru di Cianjur Tewas Tertimbun Longsor
Tebing Batu Longsor Menimpa Truk, Satu Sopir Terjepit di Dalam Kabin
Tertimbun 9 Hari, Ferdinan Tewas Terjebak di Ruang Kemudi Ekskavator
Tebing Longsor, Pekerja Tambang Batubara di Berau Tewas Tertimbun
Tambang Batu Kumbung di Tuban Longsor, 1 Penambang Tewas
2 Penambang Batu di Pagaralam Tewas Tertimbun Longsor

(mdk/gil)

TOPIK TERKAIT