Teka Teki Hilangnya Kades Terpilih di Banjarnegara

PERISTIWA | 28 November 2019 10:28 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Ahmad Fauzi, calon Kepala Desa Batur, Kabupaten Banjarnegara, yang terpilih dalam Pilkades namun hilang sejak dua pekan lalu. Kabar terakhir Fauzi pergi untuk bertemu dengan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Tengah.

Manajer Advokasi dan Kampanye Walhi Jawa Tengah, Fahmi Bastian mengatakan, keluarga Ahmad Fauzi sempat menghubungi kantor Walhi yang ada di Semarang sekitar lima hari setelah yang bersangkutan dilaporkan hilang.

"Tidak ada kontak dengan Pak Fauzi," katanya, Rabu (27/11).

1 dari 3 halaman

Tidak Ada Warga Banjarnegara Datang ke Kantor Walhi

Bahkan, kata dia, tidak ada warga asal Banjarnegara yang datang ke kantor Walhi di Semarang.

Ia juga telah menghubung kantor Walhi di Wonosobo untuk mengetahui informasi soal Ahmad Fauzi. Walhi juga membantah pernah mengadvokasi masalah kebakaran hutan di Desa Batur pada 2017. Menurut dia, pada 2017 itulah komunikasi terakhir yang dilakukan dengan Ahmad Fauzi.

Keluarga mengharapkan keberadaan Ahmad Fauzi dapat segera ditemukan dan pulang ke rumah dalam keadaan sehat dan selamat.

"Sampai hari ini belum bisa dihubungi, saya hanya berdoa dan meminta bantuan saudara-saudara. Saya harap bisa segera pulang, selamat," kata istri Ahmad Fauzi, Tanti.

2 dari 3 halaman

Pamit ke Semarang Naik Motor

Menurut dia, Ahmad Fauzi pada Selasa (12/11) sore pamit akan pergi ke Semarang dengan mengendarai sepeda motor Verza dan suaminya itu terakhir memberi kabar pada Selasa (12/11) malam.

Sejak saat itu hingga sekarang, keberadaan Fauzi tidak diketahui dan telepon selulernya tidak bisa dihubungi.

"Saat pamit untuk berangkat ke Semarang, dia bilang kalau akan menemui orang Walhi di Banjarnegara atau Wonosobo," kata ibu dua anak itu.

Lebih lanjut, Tanti mengakui jika suaminya dalam beberapa waktu terakhir sering berkomunikasi dengan pegiat Walhi terkait dengan peristiwa kebakaran hutan di Gunung Petarangan, Kecamatan Batur, Banjarnegara, yang masih berada di sekitar Dataran Tinggi Dieng.

3 dari 3 halaman

Aktif dalam Kegiatan Sosial dan Keagamaan

Selain bekerja sebagai perangkat desa, kata dia, Fauzi juga aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan dan suaminya itu merupakan seorang takmir masjid.

"Sebagai takmir masjid, biasanya dia mengisi tausiah. Kadang juga diajak temannya untuk mengisi tausiah di luar daerah," katanya.

Menurut dia, Fauzi selama ini diketahui tidak memiliki permasalahan dengan orang lain dan tidak pernah tergabung dalam organisasi kemasyarakatan maupun organisasi keagamaan tertentu. (mdk/cob)

Baca juga:
Kades Terpilih di Banjarnegara Hilang, Polisi Sempat Telusuri Komunikasi di Ponsel
Kades Terpilih di Banjarnegara Hilang, Belum Pulang Rumah Sejak 12 November
Kapal Terbalik Diterjang Ombak, Ayah dan Anak di Gunungkidul Dinyatakan Hilang
Polisi Belum Temukan Titik Terang Kasus Balita 4 Tahun Hilang di PAUD Samarinda
Dititipkan ke Sekolah PAUD, Balita 4 Tahun di Samarinda Hilang
Pencarian Tiga Turis China yang Hilang di Perairan Sangiang Dihentikan

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.