Tekan Kecelakaan di Jalan Tol, Jasa Marga Gandeng Polda Metro Terapkan ETLE

PERISTIWA | 20 September 2019 21:44 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Maraknya kecelakaan di jalan tol, dan paling anyar terjadi beberapa waktu lalu di ruas tol Cipularang membuat pihak Jasa Marga gerah. Mereka menggandeng Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk mengintegrasikan sistem e-TLE. Tujuannya, agar kejadian yang merenggut nyawa tak berdosa tersebut tidak terulang kembali.

Kerjasama antara PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Ditlantas Polda Metro Jaya terwujud dalam rapat tindak lanjut rencana integrasi sistem e-TLE yang dilaksanakan di kantor Pusat Jasa Marga, TMII Jakarta Timur, beberapa hari lalu.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Operasi Subakti Syukur, Group Head Jasa Marga Fitri Wiyanti, Division Head Jasa Marga Reza Febriano, Tim IT Jasa Marga, Wadir Lantas Polda Metro Jaya AKBP Agus Made, Kasi STNK Kompol Arif Fazlurrahman selaku koordinator pelaksana, AKP Marthyn, AKP Riko Fermi, AKP Bambang Krisnadi dan Ipda Hari Santoso.

Wadir Lantas Polda Metro Jaya AKBP Agus Made mengatakan, pengembangan sistem e-TLE perlu dilakukan guna mendukung program road safety atau safer road.

"Fenomena kecelakaan di tol Cipularang, Purbaleunyi dan Jagorawi menjadi pelajaran berharga buat kita. Mari kita sudahi kejadian miris ini dengan melakukan evaluasi faktor keselamatan di jalan tol dan pengembangan sistem e-TLE, maka kolaborasi ini harus kita lakukan," kata Agus, Jumat (20/9).

Di kesempatan yang sama Kompol Arif Fazlurrahman mengatakan, kamera yang dimiliki oleh Jasa Marga mirip dengan kamera e-TLE di ruas jalan Sudirman-Thamrin.

"Kamera yang mereka miliki mereknya sama, hanya fiturnya saja yang perlu dikembangkan atau di update. Nah untuk untuk launching integrasi ini akan segera dilakukan yaitu tanggal 3 Oktober 2019," ujar Arif.

Arif mengungkapkan, pihak Ditlantas Polda Metro Jaya dengan Jasamarga sudah mendapat approval dari level pimpinan di Jasam Marga.

"Tinggal dilanjutkan dengan koordinasi dan instalasi perangkat di tataran tim teknis," tutur mantan Kapolsek Kelapa Gading tersebut.

Sementara itu, ahli IT e-TLE Ditlantas Polda Metro Jaya AKP Marthyn menyampaikan jika update teknis terkait penyiapan perangkat,jaringan dan sistem integrasi e-TLE sudah siap diujicobakan.

"Secara teknis sudah siap, tinggal menunggu petunjuk dari tataran pimpinan Jasam Marga," jelas Marthyn.

Direktur Operasi Jasa Marga, Subakti Syukur menjelaskan jika pihaknya telah lama menantikan integrasi sistem e-TLE tersebut.

"Sudah lama ditunggu-tunggu, intinya kami mendukung dan siap support rencana kolaborasi ini," pungkas Subakti.

Untuk diketahui, fitur-fitur yang dibutuhkan untuk penindakan hukum secara ETLE dengan kamera Jasa Marga akan diupayakan untuk difungsikan keseluruhan, termasuk rencana penerapan penindakan pelanggaran Over Dimension dan Overload dengan menggunakan sistem Weigh in Motion yang akan diujicobakan di tol Cakung, sehingga harapannya kedepan kamera Jasamarga juga dapat berfungsi utk melakukan penindakan pelanggaran over speed, handphone, dan safety belt sebagaimana kamera check point ETLE saat ini.

Baca juga:
Tingkatkan Penindakan e-TLE, Polda Metro Pasang CCTV di Jalur Transjakarta
Tilang Elektronik di Koridor Transjakarta Diberlakukan 1 Oktober
Awal Oktober, Tilang Elektronik Diterapkan di Tol Dalam Kota
Pasang Pelat Merah, Sopir Harrier di Pekanbaru Ditilang Polisi
Kakorlantas Sebut Penerbitan Smart SIM Sejalan dengan ETLE
Kamera e-TLE Paling Efektif Tindak Pengendara Langgar Aturan Ganjil Genap

(mdk/rhm)