Tembak Warga, Anggota TNI AD di Nunukan Diproses Hukum

Tembak Warga, Anggota TNI AD di Nunukan Diproses Hukum
PERISTIWA | 27 Mei 2020 15:53 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Penembakan terhadap warga di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara dilakukan seorang anggota TNI AD Sertu UI. Kini, pelaku tengah menjalani proses hukum di Den POM VI/1-4.

Komandan Kodim 0911 Nunukan Letkol CZI Eko Pur Indriyanto, di Nunukan, Rabu, menjelaskan ulah anggota TNI AD dari Satuan Gabungan Intelijen (SGI) Kodam Mulawarman ini benar telah menembak seorang warga pada Selasa (26/5) dini hari.

Lokasi kejadiannya di Jalan Gajah Mada, RT 08, Kelurahan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan.

"Akibat tindakan salah seorang oknum TNI AD dari SGI ini, maka yang bersangkutan telah ditahan untuk dilakukan proses secara hukum," kata Eko.

Proses hukum secara tegas dan tuntas terhadap pelaku sesuai perintah dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad). "Oknum UI yang telah melakukan penembakan terhadap anggota masyarakat di Nunukan," kata Letkol CZi Eko Pur Indriyanto.

Perintah KASAD selanjutnya terkait kasus ini, kata dia, Kodim Nunukan diminta untuk mengawal proses hukum dan melaporkan perkembangan kepada keluarga korban.

"Ini adalah komitmen dari pimpinan dan merupakan perintah langsung, sehingga tidak perlu khawatir karena hukum tetap berjalan," ujar Dandim Nunukan ini pula.

Saat ini kasus tersebut sedang ditangani Polisi Militer (PM) Detasemen VI/1-4 Nunukan, dalam proses pemeriksaan saksi-saksi.

Komandan Sub Detasemen Polisi Militer VI/1-4 Nunukan, Agustinus Ramba menyatakan bahwa proses hukum hingga saat ini tetap berjalan, karena memang atensi pimpinan.

"Instruksi pimpinan diproses seberat-beratnya, jadi tidak ada seringan-ringannya. Jadi oknum akan diproses sesuai tindakan yang telah dilakukan," kata Agustinus Ramba.

Ia pun mengaku ditargetkan untuk menyelesaikan kasus ini dalam jangka waktu sepekan.

Bahkan Agustinus berjanji berita acara pemeriksaan (BAP) rampung pekan depan, untuk diserahkan bersama pelaku ke Den POM Samarinda. "Memang kami diberikan target, jadi selama seminggu ini harus diselesaikan. Jadi kami harus lembur hingga melakukan olah TKP," ujar dia lagi. Seperti diberitakan Antara. (mdk/rhm)

Baca juga:
Kronologi Penembakan Tim Gugus Tugas Covid-19 Papua oleh KKB
Ruko Jasa Ekspedisi di Serang Disatroni Perampok, Seorang Karyawan Ditembak
Cinta Terlarang Istri Polisi dan Anggota TNI, Buntut Saling Tikung Asmara Masa Muda
Kapolda Sulsel Sebut Anggota TNI dan Istri Polisi yang Ditembak Pernah Pacaran
Polisi di Sulsel Tembak Istri & Anggota TNI, Kapolda-Pangdam Koordinasi
Merasa Ditipu Jual Beli Mobil, Seorang Pria Tembak Kepala Teman

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami