Tempat Relokasi Sepi Pembeli, Bupati Batang Izinkan PKL Jualan di Alun-alun Lagi

PERISTIWA | 22 November 2019 02:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Bupati Batang, Jawa Tengah, mengabulkan tuntutan para pedagang untuk kembali berjualan di tiga lokasi yaitu seputar Jalan Alun-Alun, Jalan Veteran, dan Ahmad Yani. Para PKL itu sebelumnya dipindahkan berjualan di Jalan Ahmad Dahlan atau kawasan Pendowo Street Food.

Bupati Batang Wihaji mengatakan bahwa semula pemkab memindahkan para pedagang untuk berjualan di Jalan Ahmad Dahlan sebagai upaya meningkatkan penghasilan mereka dan memecah keramaian di tiga lokasi yaitu seputar Jalan Alun-Alun, Veteran, dan Ahmad Dahlan. Tetapi setelah beberapa bulan ternyata kondisinya tidak memungkinkan.

"Oleh karena itu, saya tetap berpihak pada pedagang dan mempersilakan mereka berjualan kembali di seputar Jalan Alun-Alun, Veteran, dan Ahmad Yani agar penghasilan mereka meningkat," katanya seperti dikutip Antara, Kamis (21/11).

Selain itu, kata dia, para pedagang juga harus bisa menjaga kerukunan antarpedagang, ketertiban, kerapian, dan kebersihan di sekitar lokasi usahanya.

"Ingat, nanti rapikan dan tertibkan, dan jaga kebersihan di sekitar tempat usaha. Kami minta jangan sampai ada aktivitas terlarang di seputar lokasi," katanya.

1 dari 1 halaman

Disambut Gembira Pedagang

Pendamping para pedagang Parwieto mengatakan mengapresiasi keputusan Bupati Wihaji yang mengabulkan tuntutan para pedagang untuk bisa berjualan di lokasi Jalan Veteran dan Alun-Alun Batang.

"Pada intinya, tuntutan para pedagang yang berjualan di Jalan Veteran dan Jalan Alun-Alun sudah diputuskan oleh Bupati untuk berjualan lagi. Para pedagang yang berjualan di Jalan Ahmad Yani, kemungkinan pemkab harus berkoordinasi dengan pemerintah pusat karena berada di sekitar jalan raya yang menjadi kewenangan pusat," katanya.

Pedagang mainan anak-anak Rojiun mengatakan bersyukur dan senang karena para pedagang mainan anak-anak bisa berjualan lagi di seputar Jalan Alun-Alun Batang.

"Kami merasa senang setelah Bupati Batang mengizinkan para pedagang berjualan lagi tanpa batas waktu di Jalan Alun-Alun. Jujur saja, kami sangat kaget saat petugas satpol PP mengusir penjual di Alun-Alun," katanya. (mdk/bal)

Baca juga:
Dalam Waktu Empat Bulan, Jumlah PKL di CFD Bertambah 400 Pedagang
Pedagang Bakso Ditabrak Satpam, Seribu Bakso Dibagikan Gratis di DPRD Bekasi
108 PKL Pasar Senen Bakal Direlokasi ke Kenari Awal Desember
Satpol PP Tertibkan Puluhan PKL di Trotoar Pasar Serpong
Begini Suasana CFD yang Bebas Dari PKL
Pemkot Solo akan Tertibkan 57 PKL Kalilarangan Solo pada 2020

TOPIK TERKAIT