Temui Ma'ruf Amin, Pengurus MUI Klarifikasi Sejumlah Isu yang Beredar

PERISTIWA | 3 Januari 2019 21:40 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Beberapa pengurus dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengunjungi calon wakil presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin di kediamannya. Kedatangan mereka tersebut guna melaporkan kegiatan MUI, serta mengklarifikasi isu-isu yang beredar kepada Ma’ruf.

"Kita barusan itu ada sejumlah pengurus majelis Ulama Indonesia melapor kepada Kiai, karena Kiai sampai saat ini sebenarnya masih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia tetapi tidak aktif sehari-hari," ucap Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI, Masduki Baidlowi kepada wartawan di Jl Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/1).

Ketua Komisi Dakwah MUI, Cholil Nafis turut menyampaikan, kehadiran mereka juga untuk mengklarifikasi kabar terkait usulan hukuman potong tangan kepada koruptor. Ia menegaskan, MUI tidak mengusulkan hal tersebut.

"MUI tidak pernah mengusulkan atau membuat draf untuk hukuman potong tangan kepada koruptor. Jadi MUI belum pernah secara kelembagaan, secara organisasi untuk mengusulkan hukum potong tangan kepada koruptor atau pencuri," tukas Cholil.

Selain itu, Masduki menjelaskan, sebenarnya ada beberapa ulama dari berbagai daerah yang yang ingin bersilaturahmi dengan Ma'ruf. Di antaranya adalah ulama dari Jawa Timur, Depok, Parung Bogor, dan berbagai tempat lainnya.

"Satu contoh misalnya dari Madura yang selama ini banyak dihubung-hubungkan dengan ulama-ulama yang katanya sangat bersebrangan atau mengkritisi terhadap Kiai Ma'ruf, ternyata pada kenyataannya itu banyak ingin melakukan silaturahim ke Kiai Ma'ruf," tutur Masduki.

Menurutnya, sebenarnya Ma'ruf sendiri juga ingin berkunjung ke Jawa Timur, terutama daerah Madura dan Tapal Kuda. Namun, karena sampai saat ini pergerakan Ma'ruf masih dibatasi kondisi kesehatan kakinya, hal tersebut belum memungkinkan.

"Tetapi Insyaallah pada pertengahan Januari akan dimulai keliling-keliling ke berbagai tempat terutama di Jabar, bahkan juga di Banten yang jadi fokus, bahkan juga ada beberapa titik di Jatim," tukasnya.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat
Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.