Tenggelam Saat Cari Ikan di Rawa, Warga Makassar Ditemukan Tewas

Tenggelam Saat Cari Ikan di Rawa, Warga Makassar Ditemukan Tewas
PERISTIWA » MAKASSAR | 7 Maret 2020 23:04 Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Rampe Daeng Liwang, (50), warga Jalan Borong Jambu, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar terjatuh dari perahunya dan tenggelam saat cari ikan di rawa Balang Kassi kedalaman sekitar 3 meter, Jumat (6/3), pukul 16.00 Wita.

Kurang lebih 13 jam sejak awal tim SAR gabungan dipimpin Basarnas Makassar turun lokasi melakukan pencarian yakni pukul 24.30 wita semalam, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia, Sabtu, (7/3) pukul 12.10 Wita.

Syarifuddin, (40), adik korban yang ditemui di lokasi mengatakan, Jumat kemarin hujan sedang deras. Jadi sejumlah warga berdiam saja di pondok-pondok kebun.

"Hujan deras sekali tapi Rampe nekat turun rawa dengan perahunya menyisihkan kumpulan tanaman eceng gondok supaya bisa tebar jala. Kita sudah larang tapi dia marah-marah kalau dilarang. Dia mabuk, baru saja selesai minum-minum makanya tidak berani lagi kita larang karena dia mau memukul," kata Syarifuddin adik korban.

Ditambahkan, Rampe masih sempat dilihat turun rawa dan berpegangan di pinggir perahu. Setelah itu tidak terlihat lagi kecuali helm dan perahunya. Sempat dilakukan pencarian tapi karena tidak berhasil menemukan, barulah dilaporkan ke polisi.

Tim SAR gabungan dipimpin Basarnas Makassar kemudian turun lakukan pencarian sejak pukul 24.30 wita setelah masuk laporan. Pukul 02.00 wita dini hari pencarian dihentikan dan dilanjutkan pagi harinya.

Bukan hanya Tim SAR gabungan, kerabat korban juga turun lakukan pencarian di rawa yang berada di belakang gunungan sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Tamangapa itu.

Pagi tadi, kata Lukman dari Basarnas Makassar selaku Komandan Tim pencarian korban, tim SAR yang antara lain meliputi unsur Basarnas, Brimob Polda, BPBD Makassar dan kelompok SAR berbagai kampus itu bergantian melakukan penyelaman sebanyak lima kali, dengan berbagai cara.

Antara lain membuat jangkar di bawah rawa, berkeliling, palang dan penyelam lakukan penyisiran. Sempat alami kesulitan karena terbatasnya jarak pandang di dalam air sehingga penyelam hanya meraba-raba.

"Akhirnya pukul 12.10 wita tadi, korban ditemukan di bawah kumpulan eceng gondok," kata Lukman

Selanjutnya, jenazah yang disambut isak tangis keluarga dan kerabatnya di pinggir rawa, langsung dibawa ke rumah duka. (mdk/bal)

Baca juga:
Sudah 3 Hari, Bocah SD Hanyut di Sungai Bedadung Jember Belum Ditemukan
Mandi di Sungai Bedadung Jember, Siswa SD Hanyut Terseret Arus dan Tenggelam
Bermain Ditanggul Jebol, Dua Bocah SD di Subang Tewas Terbawa Arus Sungai
1 Bocah SMP yang Hanyut di Kali Maharta Ditemukan Tewas
Kasad Telusuri Kejanggalan di Balik Aksi TNI Tolong Bocah Tenggelam di NTT
Dua Orang Tewas Tenggelam Saat Banjir Jakarta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5