Tepergok Curi Sawit, Warga Lahat Bunuh Sekuriti Perusahaan Perkebunan

Tepergok Curi Sawit, Warga Lahat Bunuh Sekuriti Perusahaan Perkebunan
PERISTIWA | 30 Mei 2020 13:02 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Tepergok mencuri buah sawit, Robert Sihombing (41) nekat membunuh sekuriti PT Lonsum. Sepekan buron, pelaku akhirnya menyerahkan diri ke kantor polisi.

Pembunuhan itu terjadi ketika pelaku mencuri buah sawit di areal PT Lonsum Desa Muara Tandi, Kecamatan Gumay Talang, Lahat, Sumatera Selatan, Jumat (22/5). Aksi pelaku dipergoki korban Mansugianto (44) yang tengah patroli.

Takut ditangkap, pelaku membacok dan memukul wajah korban dengan kayu yang sudah dibuat runcing. Korban yang pingsan ditarik pelaku ke semak-semak kembali dipukuli hingga tewas.

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah mengatakan, sehari usai kejadian penyidik telah mengetahui identitas pelaku. Namun, pelaku sempat kabur sebelum menyerahkan diri ke kantor polisi didampingi keluarga, Kamis (28/5).

"Tersangka mengaku membunuh karena dipergoki waktu mencuri buah sawit perusahaan. Korban adalah sekuriti yang sedang patroli areal kebun," ungkap Irwansyah, Sabtu (30/5).

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, ancamannya 20 tahun penjara atau pidana seumur hidup. Barang bukti diamankan senjata tajam terbuat dari kayu dan delapan tandan sawit hasil curian. (mdk/fik)

Baca juga:
Seorang Buruh Serabutan di Palembang Tewas dengan 5 Luka Tusuk
Diduga Korban Pembunuhan, IRT Ditemukan Tewas dengan Banyak Luka di Lahat
Setahun Buron, Pelaku Penembakan Tetangga di OKI Ditangkap Polisi
Cekcok Pengemudi Becak dengan Teman di Medan Berujung Maut
5 Mahasiswa Pembakar Polisi Saat Demo Divonis 12 Tahun dan 9 Tahun
Duel 1 Lawan 1 Pakai Sajam, Pemotor dan Pengidap Gangguan Jiwa Tewas

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Putar Otak Bisnis Ritel Hadapi Corona

5